Ekonomi Lesu, Penjualan Hewan Kurban di Balikpapan Turun

Pedagang Hewan Kurban
BALIKPAPAN — Jelang Hari Raya Idul Adha, beberapa pedagang hewan kurban mengaku penjualannya turun dari tahun sebelumnya. Hal tersebut diketahui dari rendahnya transaksi jual beli yang dilakoni oleh beberapa pedagang daging hewan di Balikpapan.
“Tahun ini penjualan baru sekitar 150 kambing saja. Dan sapi lebih turun lagi ini baru terjual 5 ekor sapi,” kata Arif Pedagang hewan kurban di kawasan MT Haryono Balikpapan.
Menurutnya, hewan kurban baik kambing maupun sapi jelang Lebaran kurban tahun ini berbeda tahun lalu, penjualannya menurun. Kemungkinan karena ekonomi lagi lesu jadi yang kurban berkurang. 
“Ekonomi lagi sulit mungkin jadi yang beli juga kurang. Padahal harga sama seperti tahun lalu. Mudahan hari ini banyak yang beli karena besok kan sudah dipotong,” harapnya, Kamis (23/9/2015).
Disebutkan, untuk harga tergantung besar dan kecilnya kambing, tapi kambing terbesar yang saya jual di sini jenis etawa dengan harga 5 juta. Tapi juga ada jenis kambing lokal dan lainnya tergantung permintaan.
Dikatakan Arif, harga juga relatif tidak ada kenaikan. Karena kalo naik mungkin tidak ada pembelinya. Apalagi ekonomi lagi sulit.
Hal yang sama juga diungkapkan Udin pedagang hewan kurban khusus Sapi di kawasan kilometer 6 Balikpapan Utara. Menurutnya, saat persediaannya masih ada dari awal memyediakan hewan kurban. 
“Biasanya persediaan nambah lagi kalo tahun tahun sebelumnya. Tahun ini sedia lebih dari 10 ekor sapi tapi belum ada nambah,” keluhnya.
Udin mengatakan tidak tahu kenapa tahun ini sepi dari tahun sebelumnya. Ia berharap hari ini atau besok banyak yang akan membeli persediaan hewan kurbannya. 
RABU, 23 September 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...