Enggan Ditemui Wartawan, KPPN Ruteng: Kami Tidak Punya Bahan

Kepala KPPN Ruteng, Sajri
FLORES — Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ruteng, Flores, NTT, menunjukkan diri tertutup dalam menyikapi kehadiran wartawan. Seperti yang dialami Cendana News, Senin (21/09/2015), sikap defensif tampak langsung ditunjukkan oleh satpam kantor saat mengetahui orang yang hendak masuk adalah wartawan.
“Tidak bisa,” tegas salah seorang staf satpam, Kanisius Wadur, menanggapi Cendana News yang saat itu hendak menemui Kepala Kantor.
Wadur mengklaim, larangan masuk ruang KPPN Ruteng bagi wartawan merupakan bagian dari standar operasional di lembaga tersebut. 
“Soalnya, sesuai dengan apa itu, harus ada surat dari itu, supaya bisa kami itu to. Kami atas perintah atasan,” ungkapnya.
Namun, Wadur kemudian tampak melunak saat ditanyakan, apakah lembaga KPPN memang semestinya tertutup terhadap kehadiran wartawan. 
“Tidak begini dulu. Saya ke Pak Kepala dulu, ke Sekretaris dulu. Bagaimana, apakah dia bisa terima atau tidak,” tuturnya melunak.
Beberapa saat kemudian, Cendana News akhirnya diperbolehkan bertemu dengan Kepala KPPN Ruteng, Sajri. Namun, pertemuan ini tidak terjadi di dalam ruang kantor. Sajri sendiri tampak harus keluar dari ruang kerjanya dan kemudian mengajak Cendana News melangsungkan pertemuan di samping kantor satpam.
Dimintai penjelasan terkait alasan wartawan dilarang masuk ruang KPPN, pria yang belum setahun mengepalai KPPN Ruteng ini mengakui, pihaknya tidak siap untuk diwawancarai secara mendadak. 
“Pada prinsipnya, kami juga terbuka. Kalau misalnya mendadak-mendadak begitu wawancara ‘kan, kami ‘kan tidak punya bahan, tidak punya ide,” katanya. 
SENIN, 21 September 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...