Fenomena El Nino Ancam Sektor Pertanian Maluku

AMBON — Staf  Prakiraan Cuaca Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Rion S Salman, kepada Cendana News di Ambon, Sabtu (12/09/2015), memberikan warning kepada masyarakat Maluku agar mewaspadai El Nino yang bisa melanda provinsi seribu pulau tersebut.
Dijelaskan, Global Warming (pemanasan global) itu sangat berdampak negatif terhadap kondisi cuaca di seluruh dunia. Hal yang sama juga sangat berpotensi terjadi di Maluku khususnya lagi di Kota Ambon (Ibukota Provinsi Maluku), dimana akhir-akhir ini mengalami iklim yang dinamis.
“Secara keseluruhan fenomena El Nino sedang berlangsung di Kota Ambon. hal ini berdampak kepada kondisi pertanian lokal. El Nino bisa menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan,” ulasnya.
Salman menyatakan, El Nino sangat mempengaruhi kondisi curah hujan, sehingga patut diwaspadai atau menjadi perhatian serius dari pemerintah khususnya sektor pertanian dan kehutanan.
“Jika fenomena El Nino berkepanjangan, maka otomatis ketersediaan air tanah semakin berkurang,” terangnya.
Sehingga dia menyarankan kepada pemerintah terkait untuk mengantisipasinya sejak dini agar ketersediaan produk pangan local di Kota Ambon tetap stabil .
Selain itu, Salman juga menambahkan, sebenarnya warga Kota Ambon sedang merasakan fenomena el Nino. Cirinya, yakni suhu udara terutama pagi dan malam hari terasa dingin walaupan sedang terjadi musim kemarau.
“Karena adanya tekanan berbanding terbalik dengan suhu, maka suhu menjadi rendah,” lanjut Salam menghimbau.
Masyarakat di Maluku dan khususnya di Kota Ambon harus mewaspadai ancaman El Nino.
“Karena tanpa diprediksi pun, spontan bisa terjadi perubahan cuaca dari pengaruh suhu di atmosfir dan populasi penduduk yang semakin bertambah,”  pungkasnya.
SABTU, 12 September 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...