GoJek dan GrabBike Ditolak di Kawasan Stasiun Kebayoran

JAKARTA — Kehadiran Go-jek dan GrabBike (moda transportasi roda dua) mendapat berbagai tanggapan, tidak terkecuali penolakan dari komunitas ojek pangkalan di beberapa daerah di Ibukota. 
Komunitas tukang ojek tradisional kawasan stasiun kebayoran yang secara terbuka menolak tegas kehadiran GoJek, GrabBike dan sejenisnya di kawasan mereka. Seperti yang diungkapkan salah satu pengojek, Ferril.
“Kami disini sudah ada yang diatas sepuluh tahun jadi tukang ojek. Masa kami harus menyerahkan lahan kami sendiri untuk orang luar, ” ujar Ferril, warga asli kebayoran yang sudah tiga tahun belakangan ini jadi tukang ojek.
Bukan itu saja alasan mereka menolak Gojek dan GrabBike diantaranya terkait harga. Ongkos 10,000 – 15,000 rupiah per 25km yang dipakai keduanya merusak harga seluruh tukang ojek.
Namun demikian, penolakan mereka ada sedikit toletansi yaitu awak Gojek atau GrabBike masih bisa menurunkan penumpang didepan stasiun kebayoran. 
“Hanya tidak boleh mengambil penumpang di depan stasiun kebayoran. Jika ada calon penumpang order dari dalam stasiun maka sebaiknya buat janji radius 500 meter dari kawasan ini,” Ferril kembali menegaskan.
Saat ditanya apakah mereka mau bergabung ke salah satu perusahaan transportasi sepeda motor tersebut maka serentak para tukang ojek menolak. Karena menurut mereka hal ini sebagai wujud solidaritas terhadap sesama tukang ojek pangkalan stasiun kebayoran.
Sementara itu, mendapati kenyataan bahwa keberadaan mereka ditolak oleh komunitas-komunitas tukang ojek di beberapa wilayah Jakarta, bagi Ferdy, seorang awak GoJek mengutarakan itu hal yang wajar. 
“Hidup adalah pilihan. Walau sekarang pilihannya semakin rumit,  namun tetap harus memilih. Intinya hidup harus terus berjalan dengan atau tanpa penolakan-penolakan tersebut. Saya memilih berempati dengan tidak mengangkut penumpang dari Stasiun kebayoran,” katanya.
JUMAT, 18 September 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...