HUT Ambon Ke 440, Ratusan Pelajar Peragakan Tarian Khas Maluku

AMBON — HUT Kota Ambon Ke 440 tahun pada Senin 7 September 2015 diisi dengan aneka kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dengan melibatkan warga yang berdomisili di Kota bertajuk manise tersebut. Pantauan Cendana News Senin (07/09/2015), aneka budaya disuguhkan dalam momentum HUT Ke 440 tahun Kota Ambon.
Sebut saja tarian khas Maluku yang mengisahkan budaya ibukota Provinsi seribu pulau itu. Uniknya, ratusan pelajar dalam hal ini para siswa-siswi perwakilan dari sekolah-sekolah di Kota Ambon ambil bagian atau tampil memperagakan tarian khas Maluku. Para pelajar ini mengenakan pakai khas Maluku yaitu baju cele (kotak-kotak kecil), juga kebaya khas Ambon.
Dipadu dengan aneka musik etnik khas Maluku dan musik orkestra mengundang antusias undangan upacara serta warga Kota Ambon yang hadir di Lapmer Pattimura Ambon Senin (7/9/2015).
Agar sejumlah kegiatan dalam perayaan HUT Kota Ambon berjalan lancar yang dipusatkan di lapangan merdeka dan Bilangan Ay Patty, maka sejumlah ruas jalan ditutup oleh aparat Kepolisian.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy singkat berpesan, selamat HUT Kota Ambon ke 440 tahun dan jayalah Kota Ambon.
“Mari sama-sama kita menjaga hubungan persaudaraan antar sesama warga Kota Ambon, Maluku demi NKRI,” tutupnya.

TNI AURI Pattimura Atraksi Jet Tempur dan Terjun Payung
Sementara itu, para anggota pasukan khusus dari TNI AURI Pattimura, turut beratraksi terjun payung usai Upacara HUT Kota Ambon ke 440.
Para penerjun itu masing-masing membentangkan  bendera merah putih, bendera Pemkot Ambon, dan bendera dengan tiga pesan, Aku Cinta Ambon, Anda Cinta Maluku, Kami Cinta Indonesia.
Mereka mendarat dengan sukaes di Lapangan Merdeka Pattimura Ambon, disambut aplus dari peserta upacara, undangan dan warga Kota Ambon.

Mahasiswa STPDN Serahkan Pataka ke Wali Kota Ambon
Mahasiswa STPDN asal Kota Ambon juga ambil bagian dalam pasukan pembawa Pataka ini mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesaia.
Tarian Cakalele (tarian khas Maluku), mengiringi kelompok pembawa pataka hingga di tribun Lapangan Merdeka (Lapmer) Pattimura, kemudian diserahkan kepada Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy selaku Upulatu atau Inspektur upacara.

SELASA, 8 September 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...