Independensi Media Dipertanyakan Jika Menjadi Partisan Politik

SURABAYA — Pengamat Politik sekaligus Dosen Komunikasi Politik Universitas Negeri Airlangga (Unair) Surabaya, Hendri Subiakto mencium adanya indikasi tidak independennya lagi media dalam hal politik.
Salah satu contohnya, media sebagai sumber informasi masyarakat, telah menjadi partisan politik tertentu. Akibatnya masyarakat tidak lagi percaya pada media tersebut.
“Kalau media menjadi partisan pasti tidak dipercaya oleh publik. Publik yang percaya, ya, publik yang partisan juga,” katanya kepada wartawan, Kamis (17/09/2015).
Dia mencontohkan, misalnya ada media yang mendukung Risma atau Rasiyo dengan mati-matian, maka yang percaya dengan media itu juga masyarakat yang menjadi pendukung salah satu calon.
“Ini berarti peringAtan bagi media, jangan jadi partisan. Kalau ini dilakukan, berarti media menutup dirinya dari publik yang tidak setuju dengan sikapnya,” jelas Hendri.
Hendri yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika menengarai sekarang sudah mulai muncul kecenderungan media partisan.”Karena teman-teman media atau bos-bosnya menjadi tim sukses,” ujarnya. 
Inilah, ujar Hendri, yang seringkali menjadi persoalan di dunia komunikasi politik. “Yaitu ketika media sudah tidak lagi independen,” Tandasnya.

KAMIS, 17 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...