Jelang Idu Adha, Supermarket Sapi di Yogyakarta Mulai Ramai Pembeli

YOGYAKARTA — Bagi masyarakat yang tingal di Yogyakarta, mungkin juga daerah lain di sekitarnya, cukup dimanjakan dengan adanya supermarket sapi di desa Sukoreno, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta. Supermarket Sapi itu bukan merupakan pedagang sapi musiman. Melainkan, buka setiap hari dengan produk dagangan berupa sapi beragam jenis dan ukuran.
Setiap menjelang Idul Adha, banyak para pedagang hewan ternak sapi dan kambing bermunculan di pinggir-pinggir jalan raya. Mereka, para pedagang musiman itu memanfaatkan momentum hari raya Idul Adha dengan menawarkan beragam jenis dan ukuran hewan kurban dengan harga bervariasi. Namun, tidak jarang calon pembeli merasa khawatir jika membeli hewan kurban di pingiran jalan raya akan dipatok harga mahal.

Karena itu, supermarket sapi yang didirikan seorang warga dusun Blimbing, Sukoreno, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta, kini menjadi solusi bagi para pencari hewan kurban. Menjelang Idul Adha yang kian dekat ini, pun Supermareket Sapi milik Olan sudah mulai ramai dikunjungi calon pembeli. Mereka datang perseorangan atau bahkan berombongan.

Para calon pembeli merasa suka berbelanja hewan kurban di Supermarket Sapi milik Olan, karena sapi yang dijual sangat bervariasi baik dari segi ukuran dan jenisnya. Terlebih lagi, Olan juga memberikan bonus ongkos kirim gratis bagi pembeli di wilayah Yogyakarta dan petugas jagal atau penyembelih sapi yang akan didatangkan saat hari kurban tiba.

Tidak hanya itu, para pembeli juga tidak perlu repot tawar-menawar harga. Mereka hanya tinggal memilih ratusan sapi yang sudah disediakan dengan bekal buku panduan harga yang telah disediakan. Dengan lokasi yang bersih dan teduh, pun para pembeli semakin dibuat nyaman berbelanja sapi di supermarket sapi tersebut.
Olan yang ditemui Rabu (9/9/2015) mengatakan, harga sapi yang ditawarkan di supermarket sapi miliknya jauh lebih murah dibanding dengan harga sapi yang dijual oleh para pedagang musiman. Menurutnya, selisih harga bisa mencapai lima ratus ribu rupiah sampai satu juta rupiah.

“Di supermarket sapi ini kami memberikan pelayanan seperti di supermarket pada umumnya. Sapi kami beri nomor dan nomor sapi ada dalam buku panduan harga. Sehingga pembelli tinggal berkeliling kandang untuk memilih sapi yang diinginkan dan melihat harganya di buku panduan”, jelasnya.

Sementara itu berkait harga sapi yang dijualnya, Olan mengatakan jika harga sapi di tempatnya juga bervariasi. Harga tergantung jenis dan ukuran dan kondisi sapi. Rata-rata, kata Olan, harga sapi di tempatnya dijual dengan harga Rp 15 Juta perekor sampai Rp 45 Juta perekornya. Olan mengklaim sapi-sapi yang dijualnya sudah terjamin kesehatannya dan harganya berani bersaing.

“Kami bukan pedagang musiman yang hanya buka menjelang hari kurban. Karena itu, harganya tidak akan melonjak di musim Idul Adha. Meski ada kenaikan harga karena situasi ekonomi, namun tetap terkendali dan terjangkau”, pungkasnya. 

RABU, 9 September 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...