Jelang Idul Adha, Disnak Lamsel Pantau Kesehatan Hewan Kurban

LAMPUNG — Sudah menjadi kebiasaan setiap kali menjelang Hari Raya Idul Adha, bisnis jual beli hewan kurban tumbuh subur di berbagai daerah. Tak terkecuali di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Untuk mengantisapasi terjadinya penjualan hewan kurban yang tidak layak konsumsi (mengidap penyakit) Dinas Peternakan (Disnak) Lamsel menerapkan sejumlah kebijakan. Salah satunya memberikan tanda berupa kartu sehat terhadap hewan  kurban yang  diperjual-belikan. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Verterier (Kabid Keswan dan Kesmavet) Disnak Lampung Selatan Agung Kusumartuti.
“Untuk mengantisipasi penjualan hewan kurban yang sakit, Disnak Lampung Selatan akan memberikan kartu sehat terhadap hewan kurban yang sehat. Sementara, untuk hewan yang sakit akan diberikan kartu tanda tidak sehat untuk di kurbankan,” ungkapnya Selasa (15/9/2015).
Menurut Agung Kusumartuti, selain memberikan kartu sehat terhadap hewan yang kondisinya sehat, Disnak Lampung Selatan juga memberikan edukasi (pendidikan, red) kepada masyarakat, para pedagang dan takmir masjid mengenai persyaratan hewan kurban. Selain itu, tata cata penyembelihan hewan kurban dan perlakuan daging untuk mencapai daging Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
Lebih lanjut Agung, menjelaskan, menjelang hari raya Idul Adha 1436 Hijriah ini, Disnak Lampung Selatan mulai Selasa (15/9), melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dijual dipasaran hingga H-1.
“Iya, kami akan memulai pemeriksaan kesehatan hewan kurban sampai H-1. Para petugas yang tergabung dalam beberapa tim untuk keliling ke lapak-lapak yang menjual hewan kurban,”katanya.
Disinggung mengenai tingginya harga hewan kurban ditingkat petani, Agung Kusumartuti, mengaku tidak dapat untuk mengatasi hal tersebut. Pasalnya, hal tersebut bukan wewenang dari Disnak Lamsel.
“Itu mungkin permainan pedagang dibawah. Kita tidak bisa menekan mereka karena memang bukan wewenang dari kami. Sebab, sudah menjadi trend pedagang saat situasi seperti ini,”ujarnya.

SELASA, 15 September 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...