Jumlah Angka Kemiskinan Meningkat 7.000 lebih di NTB

MATARAM — Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat, memasuki bulan September 2015, angka kemiskinan masyarakat NTB Mengalami kenaikan sampai 0,05 persen, atau sekitar tujuh ribu lebih. 
Kenaikan tersebut selain disebabkan karena laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Selain itu, juga karena belum semua program yang dijalankan Pemda bisa menyentuh kepentingan masyarakat. Keterangan tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zainul Majdi di Mataram menanggapi rilis terbaru BPS NTB tentang angka kemiskinan yang terjadi dan mengalami peningkatan di NTB di Mataram, Rabu (16/9/2015).
“Memang apa yang dirilis oleh BPS menjadi evaluasi bagi pemprov untuk memastikan semua program yang kita jalankan bisa berjalan maksimal dan lebih tepat sasaran, mungkin dari program – program pemberdayaan yang dilakukan masih banyak yang menyentuh masyarakat miskin dan sangat miskin dan itu akan kita perbaiki,” kata Majdi.
Majdi mengatakan, tapi memang bukan mau mensukuri, kalau dibandingkan dengan nasional dari 10,96 persen menjadi 11,22 sekitar atau sekitar 820 ribu orang, peningkatan kemiskinan NTB jauh lebih rendah termasuk kalau dibandingkan dengan daerah lain.
Ia menambahkan mengatasi masalah kemiskinan itu memang bukan masalaha gampang, tapi Pemda NTB terus berupaya semaksimal mungkin sedikit tidak bisa menekannya melalui berbagai program pemberdayaan kepada masyarakat.
“Dengan laju pertumbuhan penduduk yang demikian cepat, mengatasi masalah kemiskinan bukan persolan gampang, butuh ikhtiar bersama, apalagi kalau sampai ada gangguan, angka kemiskinan bisa cepat naik,” ungkapnya.
Sebelumnya BPS NTB merilis angka kemiskinan di NTB sampai bulan September mencapai 0,05 persen atau sekitar tujuh ribu orang, jumlah tersebut bertambah besar dari angka kemiskinan bulan September 2014, yaitu mencapai 17,05 persen dengan total 816.621 orang.

RABU, 16 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...