Karnaval Multietnik, Jadikan Ambon Kota Pariwisata dan Persaudaraan

AMBON — Karnaval budaya multietnik nusantara menyongsong Mangente Ambon dan HUT Ke 440 tahun Kota Ambon, dimaknai sebagai momentum untuk memupuk hubungan kebangsaan, persaudaraan dan kerukunan antara masyarakat Ambon Maluku khususnya serta Indonesia umumnya.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang diwawancarai wartawan di sela-sela Karnaval Budaya Multietnik nusantara yang digelar di Kota Ambon, Minggu (6/9/2015), menargetkan Mangente (Jumpa/Bersua) Kota Ambon dan menyonsong HUT kota Ambon ke 440 tahun menjadi ajang mempromosikan Ambon sebagai kota Pariwisata di Indonesia hingga internasional.
Alasannya, Ambon memiliki potensi pariwisata seperti Padang dan Jayapura. Sehingga dalam even karnaval multietnik budaya nusantara ini melibatkan 33 provinsi yang ada di Indonesia.
“Yang hadir dalam kegiatan karnaval budaya multietnik nusantara ini adalah dari Sabang sampai Merauke,” kata Richard.
Semangatnya adalah, membangun persaudaraan, kebangsaan serta memupuk kerukunan antar sesama warga kota Ambon Maluku khususnya, dan masyarakat Indonesia umumnya.
Menyinggung apa ini untuk meraih rekor Muri? Walikota menepisnya.
“Semangat Mangente Ambon ini untuk membangun kebersamaan antar sesama. Karena semangat kebangsaan itu yang paling utama,” lanjutnya.
Rekor Muri itu cuma formalitas. Karena kegiatan Mangente Ambon dan mengisi HUT Kota Ambon ke 440 tahun, yang jatuh pada Senin (07/09/2015) besok, bertujuan membanugun kebangsaan, persaudaraan dan kerukunan di Ambon – Maluku khususnya, serta Indonesia umumnya.
“Untuk apa targetnya meraih rekor muri, sementara meninggalkan kerukunan dan persaudaraan dan kebangsaan kita,” tuturnya.
Lanjut Wali Kota, puncak kegiatan ini akan dilanjutkan Senin (7/9/2015) besok, tepatnya di HUT Kota Ambon Ke 440 tahun, dengan salah satu agendanya adalah makan patita (makan bersama).
“Makan patita ini kita buat meja makan dari papan atau kayu, diatur sepanjang 2300 meter sepanjang Jalan Ay Patty Kota Ambon,” tutup Richard sembari mengajak warga Kota Ambon-Maluku untuk tetap menjaga solidaritas hubungan persaudaraan antar sesama.

MINGGU, 6 September 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...