Kebun Binatang Tandurusa Bitung, Ramai Dikunjungi Wisatawan

MANADO — Kebun binatang Tandurusa yang terletak di Kecamatan Bitung Timur Kota Bitung, Sulawesi Utata, jika di hari libur dan hari minggu, ramai di kunjungi, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Seperti pantauan Cendana News pada Minggu (06/09/2015) pagi, puluhan wisatawan mancanegara yang datang ke Bitung memanfaatkan waktu mereka untuk berkunjung ke kebun Binatang Tandurusa, untuk melihat ratusan satwa serta aneka ragam binatang yang ada di kebun Binatang Tandurusa ini. Mulai dari monyet kecil atau yang biasa disebut Tarsius, merupakan binatang khusus yang hanya ada di pulau Sulawesi. Kemudiaan ada berbagai jenis Elang, Nuri Sanger, Nuri Ambon, Burung Kakatua Cendrawasi, Kalelawar (Paniki), Musang Sulawesi, Ular Piton, Monyet, Rusa, Babi Hutan, Serta Buaya. 
Menurut Catlin salah satu wisatawan mancanegara asal Austalia, Kebun Binatang Tandurusa sangat bagus, dan banyak binatang disini yang tidak ada di negara mereka. Yang paling menarik menurut Catlin yaitu monyet Tarsius karena ukurannya kecil dan agak pemalu jika ingin di dekati. “I really like the Tarsier, the animal was funny, but a little shy why when viewed up close” ujar Catlin dengan menggunakan bahasa inggrisnya ketika diwawancara Cendana News di Tandurusa pada Mnggu (06/09/2015).
Lainnya halnnya Catlin, salah satu wisatawan asal Batu Malang, juga tertarik dengan kebung binatang yang ada di Tandurusa. Menurut Winda, baru kali ini Ia datang ke Tandurusa untuk melihat berbagai binatang yang ada di Tandurusa. Winda penasaran dengan binatang Tarsius karena itu Ia sempatkan datang ke Bitung ketika sedang melakukan kegiatan di Manado, agar bisa melihat Tarsius dari dekat. 
“Tarsius ini ternya lucu, binatang populer di Indonesia, tapi sayang  saya tidak bisa memeganngya, padahal saya sangat suka sama binatang kecil dan imut seperti Tarsius” kata Winda di Bitung.
Jenis satwa yang ada di kebun binatang Tandurusa kebanyakan berasal dari tangkapan warga sekitar dan hasil oprasi dari pemerintah setempat. Mereka menyerahkan ke kebun binatang Tandurusa, agar aman dan bisa dilindungi, karena jika berada ditangan warga lokal, bisa menjadi konsumsi warga setiap hari. Sebagian besar Satwa itu merupakan binatang yang dilindungi, sehingga pemerintah setempat melakukan inisiatif untuk melakukan karantina, karena sudah terancam punah pelestariannya.
Selain itu, kebun binatang Tandursua ini, meski terlihat sederhana, namun bukan hanya ramai dikunjungi oleh wisatwan lokal dan mancanegara, tapi juga pada tahun 2014 lalu, kebun binatang Tandurusa sempat menjadi perhatian pemerintah Amerika Serikat melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Surabaya yaitu Joaquin F. Monserrate. Saat melakukan kunjungan kerja ke Bitung, Joaguin F. Monserrate sempatkan untuk berkunjung ke kebun binatang Tandurusa, dan juga memberikan bantuan kepada warga Amerika di Tasikoki yang ikut menjaga Satwa liar yang dilindungi.

MINGGU, 6 September 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...