Kota Padang Belajar Mekanisme Transportasi Publik pada Konsulat AS

PADANG — Dalam pengembangan moda dan mekanisme transportasi publik, Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengundang  Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) Robert Ewing yang di Medan untuk berbagi informasi dan pengalaman dalam penataan transportasi publik di perkotaan.
Robert mengaku, semenjak tahun lalu ia sangat tertarik untuk membantu daerah-daerah di Pulau Sumatera dalam penataan kotanya. Apalagi daerah Padang, ia tertarik sekali ditambah dengan program Pemko Padang akan menjadikan Ibukota Provinsi ini sebagai Smart City. 
Sejauh data yang dimiliki Cendana News ini kali kedua Robert datang ke Kota Padang, pertama dalam pengenalan Kapal riset R/V Falkor milik Schmidt Ocean Institut (SOI) yang mempelajari kandungan laut di Pulau Mentawai.
“Khusus Padang, daerah ini punya banyak potensi, baik itu maritim, pariwisata dan lainnya. Karena itu kita menjembatani keinginan pemerintah Indonesia dalam penataan kota dan transportasi,” ujar Robert.
Dikesempatan yang sama, Wakil Walikota Padang Emzalmi menyambut baik kedatangan konsulat AS dalam menyampaikan beberapa pokok pikiran berkaitan sistem transportasi untuk Kota Padang. Sebab menurut Emzalmi Kota Padang merupakan salah satu kota besar strategis dan punya potensi besar.
“Ini kita butuhkan karena Padang dipersiapkan menjadi kota metropolitan sehingga perlu pengelolaan sistem transportasi kota dengan baik,” kata Wawako.
Dalam persiapan pengelolaan transportasi ini dibutuhkan konektifitas dengan daerah lain. Apalagi sistem manajemen transportasi kota ini disiapkan untuk jangka panjang dan terinterkoneksi.
“Perencanaan sistem transportasi ini tak hanya bisa di buat di Padang saja, tetapi harus terintegrasi dengan daerah lain,” pungkas Emzalmi.
SENIN, 14 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Istimewa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...