KPK Dan Kejagung Gelar Pelatihan Bersama Bagi Penyidik

MANADO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Senin (14/09/2015), menggelar Pelatihan Bersama peningkatan kapasitas penegak hukum dalam penanganan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Selain dengan pihak Kejaksaan Agung, KPK juga melibatkan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP).
Menurut Pejabat Ketua KPK, Taufiqurachman Ruki, kegiatan pelatihan bersam aaparat penegak hukum akan berlangsung selama lima hari, yang diselenggarakan di Ball Room Novotel Manado, Sulawesi Utara. Ruki juga mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan bersama ini  ada 161 penyidik dari beberapa institusi, dari wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Ruki juga menyatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi beberapa kendala dalam penanganan perkara Tipikor dan pengembalian kerugian Negara, khususnya pada kedua provinsi itu. Kata mantan anggota Polisi ini, yang diinginkan dalam pertemuan ini yaitu adanya sinergi antara penyidik yang menangani kasus korupsi, agar dapat terwujud kerja sama yang lebih efektif antara instansi penegak hokum dengan auditor BPK dan BPKP dalam pemberantasan korupsi. 
“selama ini para penyidik dari kepolisian dan kejaksaan tidak bersinergi dengan baik dalam berantas korupsi, sehingga banyak kasus yang tertahan di penyidik, bahkan sampe di SP3-kan, karena kurangnya sinergi antara penyidik dari polisi dan kejaksaan” tegas Ruki.
Sementara itu dalam pelatihan bersama peningkatan aparatur penegak hukum untuk berantas Korupsi,  selain dihadiri oleh Ketua KPK, juga dihadiri oleh Jaksa Agung M. Prasetyo, Kepala BPKP Ardan Adipedana, Direktur Tipikor Bareskrim Polri Brigjen Pol. Admad Wiyagus, serta Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Muhammad Yusuf.
SENIN, 14 September 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...