Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Tanah Datar Larang Petani Bakar Jerami

Bupati Tanah Datar, M. Shasiq Pasadigoe

TANAH DATAR /Sumbar — Kualitas udara di Kabutapen Tanah Data, Sumatera Barat (Sumbar) yang semakin memburuk membuat Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat mengeluarkan beberapa kebijakan. Selain meliburkan para siswa sekolah, Pemkab daerah tersebut juga melarang petani untuk membakar jerami sisa panen mereka.
“Sehubungan dengan semakin meluasnya penyebaran kabut asap yang membuat kondisi udara sangat tidak sehat, maka kita mengimbau masyarakat khususnya petani untuk tidak membakar jerami padi atau sisa hasil pertanian lainnya,” ujar Bupati Tanah Datar M. Shasiq Pasadigoe yang dihubungi Cendana News, Kamis (10/9/2015).
Menurut Shadiq, pembakaran sisa panen padi (jerami) itu bisa memperburuk keadaan. Bila petani masih tetap membakar jerami padi usai panen, tentu akan menambah parah kondisi udara saat ini yang bisa berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat terutama anak-anak, balita, ibu hamil dan lansia.
Ia mengajak masyarakat agar mengurangi aktifitas yang tidak penting di ruang terbuka dan bila terpaksa hendaknya menggunakan masker yang terbuat dari kain lembut dengan lapisan yang tidak terlalu tipis. Dan hal tersebut dapat menyebabkan beberapa penyakit diantaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Jangan abaikan waktu istirahat, karena jika waktu istirahat berkurang, dapat menyebabkan daya tahan tubuh melemah dan sangat rentan untuk diserang ISPA ,” jelasnya.
JUMAT, 11 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Istimewa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...