Lawan Kebijakan Kementerian Kelautan, Pemda NTB Siapkan Pergub

Demo nelayan beberapa waktu lalu
MATARAM — Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait larangan penangkapan dan penjualan lobster tidak hanya mendapat perlawanan dari ratusan nelayan, tapi juga mulai mendapat perlawanan dari pemerintah daerah (Pemda). Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang akan memperbolehkan para nelayan melakukan penangkapan lobster.
“Komunikasi dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan sampai saat masih dilakukan, tapi memang belum ada kesepakatan mengenai bentuk kompensasi yang akan diberikan kepada warga seperti apa, kalau tidak ada kesepakatan ya kita sudah siapkan Pergub yang membolehkan nelayan melakukan penangkapan lobster,” kata Gubernur NTB, Zainul Majdi di Mataram, Minggu (06/08/2015).
Majdi, mengatakan kalau membuat aturan silahkan saja sepanjang aturan tersebut tidak merugikan masyarakat, dan kalaupun diberlakukan, harus ada solusi dan kompensasi yang mampu menutupi kerugian masyarakat akibat dari kebijakan tersebut, 
“Jadi jangan asal membuat kebijakan, kan kasihan masyarakat harus jadi korban,”sebutnya.
Dikatakan, saat ini Pemda NTB masih menunggu bentuk kompensasi yang akan diberikan kepada masyarakat seperti apa, kalau kompensasi yang diberikan tersebut mampu menutupi kerugian para nelayan, akan diterima dan disetujui, tapi kalau tidak, tetap akan menolak dan menerbitkan Pergub tersebut.
“Sekarang keadaan ekonomi lagi terpuruk, PHK di mana-mana, nilai tukur rupiah merosot, lantas masyarakat mau kerja apa, syukur-syukur mereka para nelayan masih bisa mencari usaha sendiri di tengah sulitnya lapangan pekerjaan yang tersedia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Majdi menambahkan, NTB itu merupakan daerah agraris, bukan daerah industri, sehingga sebagian besar masyarakat banyak menggantungkan hidupnya dari hasil alam dan laut, selama tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, maka tidak boleh kita larang
MINGGU, 6 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...