Lima Bulan Setelah Diresmikan, Jembatan Soekarno Masih Gelap Gulita

MANADO — Jembatan Soekarno yang terletak di kota Manado, Sulawesi Utara, sejak diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani pada kamis (29/05/2015) lalu, pada malam hari masih gelap gulita. Hal tersebut dikhawatirkan membahayakan pengendara bermotor yang melintas diatas jembatan Soekarno dan rawan tindak kejahatan.
Menurut salah satu warga Manado, Naomi Lumenta yang ditemui di Jembatan Soekarno pada rabu (02/09/2015) siang menyebutkan, sudah lima bulan setelah diresmikan oleh Menko PMK Puan Maharani, jika pada malam hari, Jembatan Soekarno masih gelap gulita.
“Meski sudah terdapat lampu jalan yang berada di samping kiri dan kanan Jembatan. Naomi berharap Pemerintah segera membenahi penerangan di Jembatan Soekarno, karena bisa membahayakan pagi pengendara bermotor dan warga Manado, saat berada disekitar Jembatan,”sebutnya.
Selain itu Naomi juga mengatakan, harusnya Pemerintah segera memperhatikan hal ini, apa lagi sudah berjalan lima bulan setelah diresmikan, penerangan di Jembatan Soekarno tidak berfungsi sama sekali. 
Naomi menyatakan, Jembatan Soekarno yang sudah menjadi Ikon kota Manado ini, harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah, agar bisa menarik minat wisatawan mancanegara, saat berkunjung ke kota Manado.
Jembatan Soekarno yang memiliki panjang 1.127 meter, dibangun pada tahun 2003 silam, dan baru selesai pembangunannya pada tahun 2015. Pembangunan Jembatan Soekarno yang menggunakan Anggaran Pedapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 300,5 milliar, sayang jika tidak dilengkapi dengan fasilitas penerangan yang memadai.


RABU, 2 september 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...