Masjid YAMP Baitussakinah di Kota Semarang Memerlukan Perawatan

Masjid YAMP Baitussakinah
SEMARANG — Di Provinsi Jawa Tengah, Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila ( YAMP ) selama ini telah membangun sekitar 135 buah masjid, dengan total anggaran sebesar Rp. 25.657.311.556. Mulai ukuran 15 M x 15 M, sebanyak 59 buah, kemudian ukuran 17 M x 17 M sebanyak 65 buah, sedangkan ukuran 19 M x 19 M sebanyak 11 buah.
Sedangkan di wilayah Semarang dan sekitarnya, YAMP telah membangun sebanyak 17 masjid yang tersebar di kota maupun di kabupaten Semarang. Salah satu diantaranya adalah Masjid Baitussakinah, tapi uniknya kebanyakan orang tidak menyangka, kalau masjid yang berada di dalam komplek RSJ Semarang tersebut merupakan salah satu sumbangan dari YAMP saat itu.
Masjid Baitussakinah berada di komplek Rumah Sakit Jiwa ( Umum ) Dr. Amino Gondohutomo, terletak di jalan Brigjen Budiarto, kota Semarang, Jawa Tengah. Selain utamanya melayani pasien dengan gangguan kelainan kejiwaan, rumah sakit tersebut juga membuka pelayanan kesehatan untuk warga masyarakat umum.
Ketika kita masuk ke dalam masjid, tepatnya sebelah kanan terdapat sebuah prasasti yang bertuliskan ” Dengan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, Masjid Ini Dibangun Oleh Dan Merupakan Sumbangan Dari Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila “. Masjid Baitussakinah tersebut diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, HM. Soeharto, sekaligus sebagai Ketua Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila, pada tanggal 6 April tahun 1991.
Ketika Cendana News mengunjungi Masjid Baitussakinah, secara keseluruhan kondisi fisik bangunannya masih kokoh dan bagus, bahkan bisa dibilang untuk ukuran masjid saat itu, bangunannya cukup megah. Walaupun hanya dilengkapi dengan empat kipas angin, namun didalam masjid udaranya terasa sejuk dan segar karena ventilasi udaranya sangat memadai.
Tak terasa, kini Masjid Baitussakinah telah berusia hampir seperempat abad, tepatnya sudah berumur 24 tahun, sudah saatnya membutuhkan perawatan rutin secara berkala. Salah satunya cat temboknya sudah mulai kusam dan kotor, kemudian terdapat beberapa kerusakan pada beberapa bagian, terutama bagian bangunan yang bahan – bahannya terbuat dari kayu dan internit.
Dari pengamatan Cendana News, ada dua bagian atap di dalam masjid yang berlubang menganga karena jebol dan kayu – kayunya mulai lapuk. Sebenarnya secara umum tidak berpengaruh, namun kalau dilihat secara visual pandangan mata, tentu akan mengurangi keindahan arsitektur bangunan Masjid Baitussakinah.
Solihin, salah satu warga yang sering sholat berjamaah di Masjid ini mengatakan, pihaknya sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan sumbangan dari YAMP, sehingga Masjid Baitussakinah bisa dibangun dan berdiri kokoh seperti sekarang ini.
Namun, Solihin juga menambahkan, misalnya suatu saat ada anggaran lebih, sudah saatnya beberapa bagian Masjid Baitussakinah tersebut memerlukan perbaikan dan revovasi, terutama atap dan kayu – kayunya sudah banyak yang lapuk, karena dimakan usia.
Prasasti pembangunan

kerusakan pada loteng

Pintu gerbang RSJD Dr. Amino Gondohutomo
KAMIS, 24 September 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...