Media Diminta Tetap Jaga Netralitas dan Independensi Selama Pilkada

MATARAM — Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak bulan desember mendatang, media massa baik cetak maupun elektronik diminta tetap menjaga independensi dan netralitas dalam melakukan pemberitaan dan tidak berpihak ke Paslon kepala daerah manapun.
“Independensi dan netralias media harus tetap dijaga selama proses Pemilukada berlansung, supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar terkait pelaksaan Pilkada, sehingga kondusifitas daerah juga tetap terjaga,” Kata Ketua Komisi Pemilihan Umum NTB, Aksar Ansori saat mengisi diskusi publik menjaga pagar api ruang redaksi dalam lingkaran Pilkada yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen di Mataram, Sabtu (12/9/2015).
Dikatakan, terkait proses pelaksanaan Pilkada, media silahkan saja membuat pemberitaan, selama tetap pada jalur yang memang sudah diatur dalam kode etik jurnalistik.
“Saya kira teman – teman media lebih memahami sola itu, kalau memang salah silahkan ditulis salah, demikian juga sebaliknya,”sebutnya.
Terpisah Ketua Bidang Advokasi Aliansi Jurnalis Independen Indonesia mengatakan, momen Pilkada seperti sekarang memang rawan sekali dimanfaatkan oleh oknum Paslon tertentu untuk bermain dengan media tertentu, ini kemudian akan berdampak pada kaburnya antara ruang redaksi dan produksi.
“Karena itu untuk tetap menjaga independensi dan netralitas media selama proses pelaksanaan Pemilukada lansung, harus ada pemisahan jelas antara ruang redaksi dan produksi” ungkapnya.

SABTU, 12 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...