Mengetahui Lebih Detail Penyakit Mematikan di Museum Kanker Indonesia

Artefak Kanker Kelenjer Gondok
SURABAYA — Memberikan pemahaman akan bahaya Kanker, menjadi dasar terbentuknya ‘Museum Kanker Indonesia’ yang diprakarsai oleh yayasan Kanker Wisnuwhardana. 
Museum ini dibuka pada tanggal sejak 2 November 2013 dan bertempat di Jalan Kayoon 84-86 Surabaya. Didalam museum terdapat berbagai pengetahuan akan bahaya dan penyebab dari penyakit mematikan tersebut.
Ananto Sidohutomo, Pembina Yayasan Kanker Wisnuwhardana (YKW) mengungkapkan ada sekitar 30 koleksi artefak kanker.
“Koleksinya mulai artefak kanker payudara, kanker mulut rahim, kaker paru-paru, kanker usus, kanker ginjal pada anak-anak,” Terangnya saat ditemui Cendana News, Minggu (20/09/2015).
Museum ini memiliki jam buka Senin-Jumat 08.00-21.00 WIB, Sabtu-Minggu 09.00-17.00 WIB, tanpa dikenai tiket masuk alias gratis bagi para pengunjung.
“Dengan adanya museum ini, saya berharap masyarakat bisa lebih tahu mengenai kanker dan mulai sadar akan deteksi awal kanker,” Ungkapnya.
Dia berharap pemerintah seharusnya bersikap promotif dan preventif terhadap masalah kanker bukan bersifat kuratif dan paliatif.
“Jika kanker terdeteksi secara dini, pencegahan dan pengobatan bisa terjadi secara baik dan masyarakat yang terkena kanker bisa lebih banyak yang diselamatkan,” tandasnya.
MINGGU, 20 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...