Minim Pasokan, Harga Beras di Pasar Ruteng Capai Rp.11.000 per Kilogram

Pedagang beras
FLORES — Harga beras di Pasar Ruteng hingga saat ini terus naik. Terjadinya lonjakan harga dipandang sebagai akibat dari kurang memadainya pasokan beras. Kepada Cendana News, salah seorang pedagang beras di Kios Surya mengatakan, harga beras di Pasar Ruteng sudah terposisi di angka Rp11 ribu per kilogram.
“Beras sekarang sudah naik lagi. Posisi terakhir sudah di Rp11 ribu. Harga timbang masuk itu, kami dapat Rp10.400 per kilogram. Ada juga jenis beras yang kami ambil lebih murah, Rp9.400 per kilogram. Kalau yang ini, kami bisa jual Rp10 ribu per kilogram. Tergantung kualitas berasnya ‘kan,” jelasnya kepada Cendana News, Kamis (24/09/2015).
Dirinya menyebutkan, perkembangan harga beras di Pasar Ruteng terus menunjukkan tren naik selama beberapa minggu terakhir. Tren naik ini diperkirakan akan terus terjadi hingga beberapa bulan ke depan melihat kondisi persediaan beras di pelbagai kantong persawahan setempat yang terus mengurang di tengah kondisi gagal tanam dan gagal panen yang terjadi akibat kekeringan.
“Malah bisa jadi, kalau saya lihat, sebentar lagi bisa naik. Itu saya omong melihat kondisi stok beras kita yang terus menipis. Kalau sekarang ‘kan sudah Rp10 ribu sampai Rp11 ribu per kilogram. Nanti harga bisa naik lagi sampai Rp12 ribu per kilogram. Apalagi ‘kan kita dengar banyak petani di wilayah kita ini yang gagal tanam dan gagal panen karena kekeringan ini,” ungkapnya.
Tren kenaikan harga beras di Pasar Ruteng juga sangat dipengaruhi oleh jumlah beras yang masuk dari luar wilayah Kabupaten Manggarai. Biasanya, kata dia, Kabupaten Manggarai mendapat tambahan pasokan beras pula dari wilayah Sulawesi Selatan.
“Dengan tidak adanya beras dari Ujung Pandang sekarang, itu juga sangat mempengaruhi tingkat harga kita di sini. Biasanya kalau ada ‘kan, kenaikan harga itu masih sedikit lambat. Mungkin karena Ujung Pandang lebih utamakan daerah sendiri dulu. Karena ‘kan kekeringan ini terjadi di mana-mana di Indonesia ini,” ujarnya.
Pantauan Cendana News, sejumlah kios penjual beras di Pasar Ruteng tampak tetap ramai didatangi para pembeli. Tren perubahan harga yang terus mengalami kenaikan tampak tidak menyurutkan animo beli masyarakat. “Bagi saya, yang penting ada. Harga naik seperti ini, mau bilang apa? Daripada tidak ada, kita mau makan apa? ‘Kan begitu,” tutur seorang ibu, Wati, bersikap bijaksana. 
KAMIS, 24 September 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...