Minim Stok, Harga LPG 3 Kg di Surabaya Melambung

Elpiji 3 Kg
SURABAYA — Liquefied Petroleum Gas (LPG) sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia, terutama ibu rumah tangga. Pasalnya, sejak adanya peraturan pemerintah terkait konversi minyak tanah ke gas, masyarakat berbondong-bondong digiring untuk menggunakan LPG.
Pemerintah pun tidak main-main terhadap program ini, masyarakat menengah ke bawah diberi kompor dan tabung gas gratis per kepala keluarga. Namun, akhir-akhir ini akibat stok gas terbatas, harga LPG 3 KG melambung.
Sariyah (55 tahun) salah satu warga Surabaya mengaku kenaikan harga ini membuatnya harus berhemat dalam belanja. LPG 3 Kg sebulan lalu, tepatnya Agustus kemarin masih di kisaran harga 16 ribu Rupiah, merangkak naik yang terbaru sejak dua hari ini mencapai 22 ribu.
“Saya harus pintar-pintar mengatur uang belanja, supaya cukup untuk hidup sehari-hari,” ujar ibu dua orang anak ini kepada Cendana News, Rabu (23/09/2015).
Hal senada pun dirasakan warga Ponorogo, Puji Hastuti (54 tahun), menurutnya kenaikan ini akibat stok LPG 3 KG yang sedikit di agen.
“Di agen stoknya sedikit, jadi harganya naik. Kalau pakai LPG 12 Kg, harganya beda jauh dengan LPG 3 Kg. Lebih hemat yang LPG 3 Kg,” Terangnya.
Harga LPG 12 Kg mencapai 160 ribu, sedangkan LPG 3 Kg hanya 22 ribu. Jika dihitung-hitung perbulan LPG 3 Kg hanya butuh sekitar 88 ribu saja. Separuh dari harga LPG 12 Kg, jadi banyak masyarakat yang mampu beli 12 Kg beralih ke 3 Kg karena perbedaan harga yang lumayan tadi. Hal ini mengakibatkan, meski jumlah pasokan normal dari pertamina tetapi stok LPG 3 Kg kurang di masyarakat, akibat harga LPG 3 Kg lebih murah dan hemat.
RABU, 23 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...