Panwaslu Lampung Selatan: Enam APK Hilang dalam Dua Pekan

LAMPUNG — Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Lampung Selatan menyebutkan, dalam dua pekan sejak tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) memasuki pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di sejumlah titik di Kecamatan enam umbul -umbul di laporkan hilang, tiga diantaranya berada di Kecamatan Candipuro.
Ketua Panwaslu Lampung Selatan, Sahbudin Usman menyebutkan, berdasarkan laporan Panwascam ditemukan sebanyak delapan APK berupa umbul umbul hilang di sebanyak 5 Kecamatan yanga da di Lampung Selatan. Pihak KPU bahkan telah melakukan pengecekan di lima kecamatan tersebut, yakni, Merbau Mataram, Candipuro, Rajabasa, Natar dan Katibung, ternyata umbul-umbul tersebut rubuh tertiup angin kencang.
“Hanya di Kecamatan Candipuro tiga umbul-umbul dipastikan hilang dicuri karena saat diperiksa ternyata sudah tidak ada,” ungkapnya Senin (14/9/2015).
Dikatakannya, kepastian hilangnya tiga umbul-umbul tersebut bermula setelah Panwascam Candipuro mengecek ke lokasi tempat pemasangannya. Bermula dari laporan tersebut pengecekan juga dilakukan di beberapa kecamatan lain yang setelah diperiksa ternyata APK yang diperiksa memang sudah tidak ada. 
Pantauan Cendana News APK pasangan calon yang ada di Kecamatan Penengahan baik berupa baliho serta umbul umbul masih terpasang di pinggir Jalan Lintas Sumatera. Kondisi APK yang dipasang di jalur ramai dan sering dilalui kendaraan membuat APK selalu terawasi dan berbeda dengan kecamatan lain yang rentan hilang karena sengaja dicuri dan hilang.
Memasuki tahapan Pilkada di Lampung Selatan dipastikan setiap calon hanya akan memperoleh sebanyak 5 buah baliho bergambar pasangan calon yang akan dipasang di sebanyak 17 Kecamatan di Lampung Selatan.
KPU juga masih akan membagikan sebanyak 520 buah sepanduk yang dipasang masing masing 2 spanduk di setiap desa dan kelurahan. Selain itu sebanyak 289 umbul umbul akan dipasang di sebanyak 17 Kecamatan di Lampung Selatan.
“Tambahan lain KPU juga akan memberikan bahan kampanye seperti selebaran, brosur, pamflet,poster yang dicetak dengan data kepala keluarga di Lampung Selatan sebanyak 250 ribu lembar per bahan kampanye,”ungkap ketua KPU Lamsel Abdul Hafid beberapa waktu lalu.
Sementara itu untuk untuk perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Panwaslu Lamsel mengaku belum menerima ataupun temuan pelanggaran. Hanya saja ia meminta dalam perbaikan benar-benar dicermati, karena ada selisih kenaikan 10% dari hasil DPT Pilpres yang lalu.
“Kami akan cek ke lapangan mengenai DPS. Untuk kenaikan 10% perlu dicermati khususnya di lima kecamatan yang ada di Lampung Selatan,” katanya.
Dalam rapat pleno di kantor KPU Lampung Selatan awal Sepetember ditetapkan, jumlah total DPS Pilkada Lampung Selatan sebanyak 756.645 pemilih. Jumlah sebanyak tersebut diantaranya 388.695 pemilih laki laki serta sebanyak 367.950 pemilih perempuan.
SENIN, 14 September 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...