Pasar Hewan Jalan Kemuning, Destinasi Pecinta Binatang di Ibukota

JAKARTA — Pasar hewan yang dulunya dikenal pasar ikan jalan mede dan berada di Jalan Kemuning, Balimester, Jatinegara merupakan salah satu destinasi dari masyarakat pencinta binatang. Mulai dari ikan hias, hingga hewan melata lainnya.

Banyaknya peminat, menjadikan lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi. Hal tersebut tidak terlepas dari para pedagang ikan yang menjual ikan-ikan dengan harga grosir. Dan hal ini berlangsung sejak pukul tiga dinihari sampai pukul sepuluh malam.

Salah seorang pedagang ikan, Jarwo menyebutkan, Dirina menjual ikan jenis Aligator hanya dengan harga 10,000 rupiah per ekor.

“Selain Aligator,  saya juga menjual ikan komet dan koi blitar. Semuanya masih anakan, jadi bisa dijual murah,” jelas Jarwo kepada Cendana News, Jumat (04/09/2015)

Tidak hanya ikan, di lokasi tersebut juga tersedia jenis unggas yang sangat bervariasi, diantaranya burung kicau, ayam kalkun, merpati pos, merpati balap, burung hantu, dan burung elang. Selain itu,  tempat ini dikenal sebagai penjual hamster yang berkualitas dan murah harganya.
Paskal, seorang penggila hewan eksotis tampak memperhatikan kandang monyet yang ada ditengah-tengah pasar.

“Saya sudah memelihara iguana dan kadal, sekarang saatnya mencoba pelihara monyet,  mungkin dia bisa jadi teman untuk iguana milik saya dirumah,” ujar Paskal singkat.
Meski keadaan lokasi kaki lima jalan kemuning yang kotor dan kumuh tersebut tidak menghalangi penggila binatang untuk menyalurkan hobbynya.

Namun aksitvitas yang sudah berlangsung puluhan tahun tersebut sedikit terganggu dengan rencana relokasi oleh pemerintah DKI. Hal tersebut pernah terjadi pada Februari 2015, Lurah Balimester pernah berusaha merelokasi para pedagang sudah menempati lokasi tersebut.

Harapan para pedagang kaki lima pasar ikan jalan kemuning adalah mereka tidak direlokasi,  karena sejak puluhan tahun yang lalu masyarakat sudah mengenal tempat tersebut lintas generasi.

JUMAT, 4 September 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...