Pejuang Kota Lama Memastikan Diri Maju Dalam Bursa Cawalkot Kendari

KENDARI—Tidak beda dengan yang terjadi di DKI. Jakarta, pemilihan Gubernur DKI baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 tetapi gaungnya sudah terasa mulai sekarang. Demikian juga dengan kota Kendari, 2017 nanti masyarakat Kendari akan menentukan pilihan siapa yang diberi kepercayaan memimpin ibukota provinsi Sulawesi Tenggara ini. 

Dipastikan bursa Cawalkot Kendari akan dipenuhi wajah baru karena Ir. H. Asrun, M.Eng.Sc. sudah genap dua periode memimpin kota Kendari. 
Kancah pencalonan walikota Kendari semakin marak dengan hadirnya beberapa calon-calon muda dari jalur independen. Salah satu sosok yang mulai mengemuka adalah M. Rendra Wasantara Manaba. Lelaki muda yang konsisten mendediikasikan dirinya untuk melawan kebijakan pemerintah yang ingin menghapus sejarah berdirinya kota Kendari yaitu Kota Lama. Perlawanannya semakin besar ketika awal tahun 2015 beberapa bagian Kota Lama Kendari digusur. 
Nama Rendra Wanaba bukanlah nama asing di kalangan kaum muda Kendari karena kiprahnya di organisasi sosial sudah ia lakukan sejak lama. Ia sangat memperhatikan kaum jalanan, kaum miskin dan kaum kreatif. 
Ketika Cendana News mengkonfirmasi kepada Rendra pada hari Jum’at (25/9/2015) perihal kesiapannya maju sebagai Cawalkot, ia mengatakan sudah yakin dan sudah siap. “Pengembangan Ekonomi Kreatif adalah solusi bagi warga dan kota Kendari.” jelasnya percaya diri ketika ditanya tentang latar belakang pencalonannya. 
Perihal dunia kreatif, ia memang memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan industri kreatif di kota yang ia cintai. Dengan mendirikan Kendari Kreatif, lelaki kelahiran Kendari, 23 Oktober 1983 ini mewadahi komunitas-komunitas kreatif dan UMKM yang ada di Kendari pada khususnya dan Sulawesi Tenggara pada umumnya. 
Sebagai generasi penerus bangsa, ia tidak pernah henti menyerukan kepada kaum muda Kendari dan Sultra untuk tidak pernah melupakan sejarah bagaimana kota Kendari bisa ada, bagaimana kota Kendari memulai eksistensinya sehingga menjadi kota yang besar seperti sekarang. Konsistensi Rendra dalam mempedulikan heritage Indonesia, mengantarkannya menjadi Ketua Forum Heritage se-Indonesia. 
Salah satu prestasi Kendari Kreatif yang ia dirikan adalah mewakili Kota Kendari dalam Creative Cities Conference pada 26-27 April 2015 lalu. (Baca beritanya : Kendari Kreatif Mewakili Kota Kendari dalam Creative Cities Conference, Bukan Pemerintah)

Rendra memang tidak memiliki rekam jejak di dunia politik. Rendra maju melalui jalur independen, walaupun tanpa dukungan Parpol, dengan dukungan kaum muda, komunitas kreatif dan UMKM di Kendari, keputusan Rendra mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di kota Kendari tidak bisa dianggap sebelah mata oleh para Cawalkot yang akan maju melalui Partai Politik.

SABTU, 26 SEPTEMBER 2015
Jurnalis : Okent
Foto : Dokumen Cendana News
Editor : Gani Khair

Lihat juga...