Pelambatan Ekonomi Paksa Perusahaan di Balikpapan PHK 100-150 Karyawan

BALIKPAPAN — Sejak Juli – Agustus pemangkasan tenaga kerja atau yang dikenal dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sejumlah sektor tengah terjadi di kota Balikpapan. Hal itu berdasarkan pada pada laporan Dinas Tenaga Kerja Sosial kota Balikpapan adanya gelombang PHK sekitar 100 hingga 150 pekerja.
Wali kota Balikpapan Rizal Effendi juga membenarkan adanya gelombang PHK tersebut. Namun pihaknya masih melakukan deteksi apakah ada PHK dengan jumlah yang besar tersebut atau hanya PHK beberapa kali dari beberapa perusahaan.

“Saya lagi deteksi. PHK terjadi ada yang jumlahnya besar ada 100 atau 200 orang. Lagi teliti itu apakah ini PHK massal atau PHK beberapa kali dari beberapa perusahaan karena itu laporan sampai Agustus ini,” ucap Rizal tanpa merinci perusahaan yang dimaksud, Selasa (1/9/2015).

Menurut Rizal perlambatan ekonomi nasional juga berdampak pada daerah termasuk Balikpapan. Namun mereka yang terkena imbas bekerja di sektor pendukung pertambangan, jasa, asuransi keuangan dan migas. 
Saat ini pihaknya meminta Disnakersos untuk meneliti kembali data tersebut. Dari laporan yang diterima ada beberapa perusahaan karyawan yang di PHK sampai 100-150 orang. “Tapi apapun itu harus dicermati. Kita akan ikuti program provinsi. Bagi mereka yang terkena PHK akan kita berikan pelatihan,” tandasnya kepada media. 
Selain itu, pelatihan juga disiapkan oleh pemkot dengan anggaran dari APBD perubahan atau 2016 dan ditambah dengan program pelatihan dari provinsi. Pelatihan ini dimaksudkan agar tenaga kerja ini memperoleh tambahan keterampilan baru seperti bidang pengelasan, montir, atau lainnya.

SELASA, 1 SEPTEMBER 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...