Pemasaran Pertalite Dapat Respon Positif di Sumbar

Pembagian liflet
PADANG — Setelah melakukan uji coba penjualan pertalite di Sumatera Barat pada delapan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) sejak 21 September lalu, menunjukkan respon positif dari masyarakat. Pertamina mencatat, setidaknya 1,7 hingga 2 kiloliter pertalite terjual perharinya. 
Senior Supervisor External Relation Pertamina Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Zainal Abidin menyatakan, rata-rata penjualan di Sumatera Barat dalam tiga hari belakangan 1,7 hingga 2 kilo liter per SPBU.
“Angka tersebut cukup bagus untuk permulaan. Ini juga karena beberapa hari juga ada pemberitaan mengenai pertalite di media cukup banyak,” ujarnya saat dihubungi, Senin (28/09/2015) siang.
Menurutnya, penjualan yang ada di Sumbar memiliki kesamaan dengan penjualan yang ada di Sumatera Utara. Namun di Sumatera Utara menunjukkan trend yang lebih dominan, dan penjualan yang terus menanjak naik.
“Kalau di Medan, karena dua minggu lebih dahulu dari Padang, angka penjualan relatif sama. Sekarang di Medan sudah 7 Kiloliter per SPBU,” jelasnya.
Agar penjualan pertalite bisa sama dengan di Medan, Zainal tengah berupaya mengenalkan produknya ke masyarkat. Menurutnya para petugas di SPBU sudah melakukan berbagai sosialisasi.
“Saat ini, kita tengah berupaya bagaimana memaksimalkan para petugas di SPBU mensosialisasikan pertalite ini ke masyarakat, baik itu dengan promosi atau menyebar liflet” terangnya.
Di lapangan, masyarakat tengah mencoba beralih pada BBM jenis ini. Meski harganya berbeda dengan BBM jenis premium.
“Saya sudah coba, memang lebih irit dari premium, namun harganya kurang bersahabat. Kalau untuk premium itu bisa tahan satu hari, sedangkan sejak pakai pertalite bisa tahan satu hari lebih,” ujar Fadil, salah seorang pengendara yang mengisi ulang BBM-nya.
SENIN, 28 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...