Pembangunan Coastal Road Tidak Ganggu Pemukiman Lama

Penandatanganan pembangunan Coastal Road
BALIKPAPAN — Pemerintah kota Balikpapan memastikan megaproyek coastal road dimana pelaksanaannya akan dilakukan pada 2016 mendatang tidak akan ada pembebasan lahan milik warga. Hal itu ditegaskan Asisten II Pemerintah kota Balikpapan Sri Sutantinah.
Menurutnya, luasan kawasan coastal road 329 hektar tersebut terbagi dalam delapan segmen. Dan tidak ada lahan warga yang terkena dari pembangunannya.
Sri Sutantinah
“Ngak ada yang dibebaskan. Artinya pemukiman yang existing ya ngak ada. Kalau yang baru-baru itu makanya selalu ditertibkan,” terang Tantin panggilan akrabnya.
Ia mengatakan tahun ini segala perizinan dapat diselesaikan seperti reklamasi, prinsip, UKL-Uap! Berdasarkan Amdal dan menyusun siteplan. 
“Siteplan ini yang mungkin agak lama karena menghitung ruang terbuka hijaunya, menghitung koefisien luas bangunan, dasar bangunan lalu akses dan sebagainya,” pungkasnya, Selasa (29/9/2015).
Rencananya jadwal pelaksanaan fisik akan dimulai pada Januari 2016 secara bersama-sama. Investor yang memenangkan lelang akan membentuk tim komunikasi coastal road untuk informasi teknis.
Tantin mengharapkan, perusahaan pemenang lelang dapat mengerjakan secara bersama-sama baik saat reklamasi maupun pembangunan infrastrukturnya.
Sementara itu, untuk pembangunan coastal road disegmen I, PT Sugico mempersiapkan dana 70 juta U$$ bersama PT Avica untuk membangun Segmen I dan VIII, sedangkan segmen terbesar pembiayaan ada di segmen IV yang ditangani Helindo-Pico yang membentuk Konsorsium Sentra Jaya Makmur dengan dana yang disiapkan Rp11 triliun dengan luasan sektiar 50 hektar.
“ Mudah-mudahan siap. Jadi mulai pelaksanaan itukan banyak tahapanya dari persiapan, tender dan segala macam. Kita harapkan tahun depan bisa kita jalankan. Mungkin fisiknya yang pertama kita bangun reklamasi habis itu ada pembangunan fisik diatas tanah reklamasi,” jelas Steven, Direktur Konsorsium.
Menurutnya di segmen IV ini akan dibangun kawasan komersial, residensial, ada fasiltias pendukung dan lainya. “ Reklamasi saja sekitar 5 tahun. Itu luas sekali,” ujarnya.
Sedangkan segmen III yang dimenangi PT Pandega menyiapkan dana Rp8,3 triliun dengan luasan 39 hektar. Di segmen V, PT Wulandari menyiapkan dana Rp1,3 trilyun dengan luasan 50 hektar, PT Khairunisa menyiapkan dana Rp2,8 trilyun dengan luasan segmen VII 38 hektar.
Diketahui kemarin (28/9) Empat perusahaan itu yakni PT Pandega Citra Niaga mengerjakan segmen III, PT Helindo-Pico yang mengerjakan Segmen IV, PT Wulandari pada Segmen V, PT Khairunisa pada segmen VII. Penandatanganan dilakukan oleh Walikota Rizal Effendi dengan masing-masing pimpinan perusahaan disaksikan Sekda, Asisten II, SKPD terkait dan juga perwakilan perusahaan.
Sebelumnya, pada 24 Agustus lalu, walikota sudah melakukan penandatangan kontrak pembangunan coastal road kepada tiga perusahaan yakni PT Sugico Graha mengerjakan segmen I , PT Daksa Kalimantan  Putra  pada segmen VI, dan PT Avica Jaya pada segmen VIII. Sedangkan segmen II dikerjakan pemerintah kota.
SELASA, 29 September 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...