Pemerintah Dinilai Gagal, LSC Desak DPR RI Gunakan Hak Angket

spanduk demo rapor merah pemerintah beberapa waktu lalu [ilustrasi]
NASIONAL — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Studi Ciputat (LSC) melakukan unjuk rasa menggunakan pakaian dalam wanita, BRA serta topeng wajah Joko Widodo & Jusuf Kalla di depan Istana Merdeka, Jakarta.
Mereka mendesak DPR RI agar segera menggunakan hak interpelasi dan hak angket kepada Jokowi untuk mundur dari jabatannya karena dinilai gagal menepati janji politiknya dalam memimpin NKRI.
Massa Berteriak ini sudah menjadi sejarah apabila rakyat, buruh, pemuda dan mahasiswa harus bergandengan tangan menyatukan gagasan dan tekad untuk memprotes pemerintahan yang sudah mulai menyimpang dari janji janjinya, 
“Kesejahteraan dan Kedaulatan Negara adalah dua Esensi paling fundamental dari merdekanya sebuah negara, namun faktanya, kesejahteraan rakyat tak kunjung ada dan kedaulatan telah hilang entah kemana,” ujar Unam salah seorang mahasiswa akultas Ushuludin UIN Syarif Hidayatullah di depan istana, Kamis,(10/09/2015). 
Dia mengatakan bahwa Kemiskinan, pengangguran semakin banyak, rakyat kecil tercekik dengan kondisi perekonomian saat ini, Janji janji politik Nawacita, Trisakti dan kesejateraan rakyat hanya isapan jempol belaka.
Jangan membiarkan kedzaliman ini terus merajalela, sambung dia, Parpol sebagai elemen aspirasi politik rakyat, seyogyanya bersikap Pro Rakyat, bukan bersikap pragmatis politis, mayoritas indonesia yang saat ini sedang berteriak agar Jokowi dilengserkan.
Berikut beberapa tuntutan Lingkar Studi Ciputat (LSC), Tri Tura Mahasiswa:
  1. Mendesak agar DPR segera menggunakan hak angket kepada Jokowi Jk
  2. Mendesak seluruh partai politik yang mempunyai kader di parlemen, agar memerintahkan para kadernya untuk Meng-impeach Jokowi JK.
  3. Mendesak seluruh partai politik agar membubarkan diri bila tidak berani mengimpeach Jokowi yang jelas jelas menyengsarakan rakyat.

JUMAT, 11 September 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...