Penjual Sawo Madu Madura Mulai Menjamur di Malang

MALANG — Diatas kendaraan roda dua, seorang pedagang buah sawo madu terlihat sedang menata dagangannya yang sudah di masukkan kedalam sebuah bungkus berbentuk jaring berwarna merah.

Para pedagang sawo mulai banyak terlihat berjualan di pinggir Jalan Raya Singosari sejak beberapa minggu belakangan. Menurut Junaedi (22) salah satu penjual mengaku baru berjualan sawo madu sejak tiga minggu yang lalu. Ia membeli (kulakan) buah sawo madu langsung dari petaninya yang berada di Madura.

“Sawo madu ini langsung saya beli dari petaninya di Madura yang kemudian saya jual lagi seharga Rp. 10.000,- per bungkusnya,” jelasnya.

Junaedi yang berasal dari Pasuruan ini menjelaskan bahwa, satu bungkus sawo madu beratnya hanya 850 gram, tidak sampai 1 kg, ujarnya.

“Meskipun ukuran sawo tidak terlalu besar, tapi saya jamin rasanya manis seperti madu. Dan sawo madu ini bisa tahan hingga dua hari asalkan tidak terkena panas,” ucapnya.

Junaedi mengaku tidak hanya dirinya yang berjualan sawo madu. Disepanjang jalan Raya Singosari hingga Lawang banyak teman-temannya yang juga berjualan sawo Madu.

“Di sepanjang jalan ini sampai daerah Lawang, hampir seluruh pedagang sawo madu berasal dari Pasuruan, yang juga merupakan teman-temannya sendiri,” ungkapnya. Baru tahun ini dia dan teman-temannya berjualan di Malang, biasanya dulu dia dan kawannya berjualan di sekitar Surabaya dan Probolinggo.

Saat ditanya penghasilannya, Junaedi mengaku penghasilannya tidak menentu. Kadang banyak kadang sedikit, bahkan kadang-kadang malah rugi. “Namanya juga orang berdagang kadang untung kadang rugi, apalagi yang saya jual sifatnya tidak tahan lama dan mudah busuk,” ucapnya.

SABTU, 19 September 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo

Lihat juga...