Permprov Lakukan Percepatan Rencana Pembangunan Wahana Jateng Park

SEMARANG — Pembangunan wahana baru yang moderen dengan nama Jateng Park akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri dari masyarakat Jawa Tengah. Wahana tersebut akan dibangun di kawasan Wana Wisata Hutan Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Percepatan pembangunan Jateng Park tersebut sedang diupayakan Pemprov Jawa Tengah dengan menggandeng beberapa investor. Selain itu juga menunggu peraturan baru Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang pemanfaatan hasil hutan produksi keluar.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan, dirinya beberapa waktu lalu telah bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Jakarta, salah satunya membahas percepatan pembangunan Jateng Park.
” Dengan adanya peraturan baru Menteri LH dan Kehutanan tentang pemanfaatan hasil hutan produksi, kami akan mempercepat masuknya calon investor, dengan demikian Ground Breaking akan segera terwujud, tidak perlu menunggu waktu lama – lama ” jelas Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (08/09/2015).
Selama ini ada beberapa regulasi menjadi ganjalan yang membuat seluruh perkembangan proses pembangunan Jateng Park terhambat, salah satunya diperlukannya akses jalan tol menuju ke tempat lokasi wisata, setelah akses tol beres, nantinya tinggal menunggu peraturan Menteri LH dan Kehutanan keluar.
Rencana pembangunan Jateng Park di kawasan Wana Wisata Penggaron, Ungaran Timur terintegrasi dengan ” Rest Area ” pada kilometer ( KM ) 20 di sepanjang jalan Tol Semarang – Solo. Dimana keberadaan rest area beserta kelengkapannya, seperti SPBU serta fasilitas lainnya disiapkan, sehingga dengan demikian diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung datang ke Jateng Park.
Di tempat terpisah, Budi Faisal sebagai konsultan pembangunan mega proyek Jateng Park menjelaskan, diperkirakan biaya pembangunan Jateng Park akan menelan biaya hingga Rp. 2 Triliun, dan hal itu sudah termasuk proses pembangunan serta penataan area wisata. Jateng Park nantinya akan memiliki tujuh bagian, sedangkan luas Jatim Park sekitar 500 hektar.
Budi Faisal merinci, Jateng Park akan dilengkapi dengan theme park, water park, eco safari, eco lodge, rest area, tempat resapan air dan konservasi hutan lindung. 
“Walaupun nantinya Jateng Park menjadi destinasi wisata moderen, namun desainnya tetap ramah lingkungan dan tidak merusak fungsi hutan lindung di sekitar kawasan Wana Wisata Hutan Penggaron di Ungaran Timur, Kabupaten Ungaran tersebut,” pungkasnya.
SELASA, 8 September 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...