Pesawat Jenis Trike Jatuh di Lahan Persawahan Bantul

YOGYAKARTA — Diduga mengalami mesin mati, sebuah pesawat jenis trike yang diawaki dua orang, laki-laki dan perempuan, terjatuh di areal persawahan dusun Glondong, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (5/9), pagi sekitar pukul 09.00 wib. Peristiwa itu menghebohkan warga sekitar dan sejumlah siswa-siswi SMA N 2 Banguntapan yang pada saat kejadian sedang berolahraga yang berjarak 500 meter dari lokasi kejadian.
Ari Parwanto, Guru Olahrga SMA N 2 Banguntapan yang saat itu sedang mengajar, mengatakan, pesawat jenis trike itu terlihat terbang melayang-layang dari arah timur menuju barat. Waktu itu, katanya, anak-anak berteriak kalau pesawat itu agak oleng dan hendak jatuh. Tak lama kemudian pesawat itu ternyata benar-benar jatuh dan menimbulkan suara berdebam keras. “Pesawat itu jatuh di tengah sawah yang sedang ditanami kacang”, ujar Ari.
Menurut Ari, saat kejadian anak-anak didiknya langsung berlarian ingin memberikan petolongan. Namun beruntung, kata Ari, kedua awak pesawat tidak mengalami luka yang berarti dan mampu berjalan dengan dipapah dan menghubungi pihak berwajib untuk mendapatkan pertolongan. Tak lama kemudian, pun bangkai pesawat trike dievakuasi.
Kepala Dinas Operasi Lanud Adisucipto, Letkol Pnb Bonang Bayu Aji Gautama, yang dihubungi menjelaskan, pesawat jenis trike tersebut terbang dari Lanud Adisucipto Yogyakarta bersama pesawat trike lainnya menuju ke selatan. Keduanya take off dari Lanud Adisucipto pada pukul 08.45 wib dan diketahui jatuh sekitar pukul 9.03 wib. 
“Sementara ini dugaan penyebab pesawat itu jatuh karena mesin mati”, ungkap Bonang.
Bonang menambahkan, pesawat trike tersebut merupakan modifikasi dari pesawat jenis hang glider yang dilengkapi dengan mesin. Mereka, katanya, terbang dalam rangka melakukan latihan. 
“Sebelum terjatuh, sebenarnya pilot sudah meminta izin untuk naik ke ketinggian 2.000 kaki. Namun, karena alasan traffic udara pilot akhirnya terpaksa terbang di ketinggian 1.500 kaki, sebelum akhirnya jatuh. Kedua awak pesawat trike kini telah dirawat di RSPAU Hardjolukito, Yogyakarta. Hanya luka ringan”, pungkasnya.

SABTU, 5 September 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...