Pesta Teluk Ambon, Pemprov Maluku Gelar Lomba Perahu Belang

Lomba perahu belang
AMBON — Dalam rangka pesta teluk Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pariwisata menggelar lomba perahu belang. Kegiatan ini ditujukan salah satunya untuk mengembangkan pariwisata serta menjadikan daerah bertajuk manise sebagai tujuan utama wisata di Indonesia.
Dalam gelaran kali ini, sembilan peserta ambil bagian dengan 30 orang pada setiap perahunya dengan 28 orang pendayung, 1 penimba air dalam perahu dan 1 orang pemukul tifa (gendang). 
Kesembilan peserta berasal dari Desa Haria, Desa Noloth, Desa Porto I, Porto II, Desa Itawaka, Desa Seilale, Desa  Latuhalat, Amahusu dan Desa Pia. Dengan titik start di Desa Amahusu Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon dan finish di Desa Hative Kecil Kecamatan Sirimau atau tepatnya di bawah kolong Jembatan Merah Putih (JMP) dengan jarak tempuh 10 KM.
Sekitar pukul 09.50 WIT, Gubernur Maluku, Said Assagaff melepas 9 peserta di titik start. Saat awal lomba tepatnya di tiga kilometer pertama, posisi pertama dipimpin pendayung asal Desa Porto I, disusul Noloth, Latuhalat dan pendayung asal Desa Haria. 
Memasuki jarak 5 kilometer, posisi kemudian berubah. Para pendayung asal Desa Haria dengan semangat mengayuh dayung sontak mengambil alih pimpinan. Disusul, Noloth diurutan kedua serta Desa Porto ditempat ketiga, dan pendayung lainnya.
Ke 9 perahu belang itu saling beradu kekuatan untuk masuk finish pertama.
Even ini berhasil dimenangkan oleh para pendayung asal Desa Haria Kecamatan Saparua Kabupaten MaluKu Tengah, dimana mampu menjuarai lomba ini. 
Hingga masuk finish, tampak para pendayung asal Desa Haria meninggalkan lawan-lawannya di belakang dengan jarak sekitar 100 meter.
Mereka masuk finish sekitar pukul 11.00 WIT. Juara ke II para pendayung asal Desa Noloth Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Juara Ke III dan ke IV diisi para pendayung asal Desa Porto I, dan Porto II.
Perahu Belang Louleha Desa Haria
SENIN, 28 September 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...