Petani di Kabupaten Agam Sukses Budidayakan Kopi jenis Arabica

Salah satu mahasiswa Unand tengah meracik kopi
AGAM/Sumbar — Puluhan petani di Lasi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) tampak sumringah setelah berhasil memanen untuk pertama kalinya kopi jenis arabica sebanyak 50 kilogram.
Kopi dengan kualitas terbaik ini baru saja memasuki masa panen setelah ditanam dua tahun belakangan pada lahan diketinggian 900-1200 m dpl (diatas permukaan laut).
”Salah satu penentu rasa kopi adalah ketinggian dan jenisnya. Kebetulan kami punya itu,” ujar Ketua kelompok petani kopi, Suardi Machmud membanggakan kopi hasilnya itu pada Cendana News, Sabtu (12/9/2015).
Menurut Suardi, Saat ini, di lahan yang berada dilereng Gunung Marapi itu telah ditanami  sekitar 35 ribu batang kopi jenis arabica. Kopi-kopi tersebut, ditanam oleh 60 petani kopi secara bersama-sama.
Meski ini baru percobaan, namun mereka berharap agar hasil panen ini bisa terus berlanjut dan menjadi sandaran mata encaharian yang baru bagi para petani.
“Memang produksi panen masih sedikit, tapi semoga bisa menjadi komoditas ekspor,” harap Suardi.
Kopi arabica kelas premium ini dianggap pecinta kopi sebagai minuman terbaik yang punya cita rasa khas tersendiri. Karena punya rasa yang unik dan dapat dijadikan salah satu komoditas ekspor, para petani kopi di lereng Gunung Marapi ini berencana akan gencar melakukan promosi untuk membuat kopi ini semakin dikenal publik.
Dalam peracikannya, para petani kopi ini dibantu oleh para Mahasiswa asal Lasi yang tengah kuliah di Unand (Universitas Andalas Padang) untuk menghasilkan kopi dengan kualitas rasa terbaik.
“Hanya ini yang baru mampu kami lakukan, semoga kopi ini bisa menjadi produksi utama di kampung kami,” pungkas Ade, pemuda setempat yang berkuliah di Fakultas Pertanian Unand.
SABTU, 12 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...