Petani di Ponorogo Harapkan Harga Jagung Terus Stabil

SURABAYA — Harga jual jagung  yang saat ini di angka 3.200-3.300 Rupiah per kilogram di sambut baik oleh masyarakat Kabupaten Ponorogo. Hal tersebut dikarenakan, dengan harga jual tersebut, petani sudah mendapatkan untung.
“Sekitar 40 persen saya untung bersihnya kalau harga bagus seperti sekarang,” kata Salah satu petani Jagung di Desa Kunti Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo, Widodo (55 tahun) kepada Cendana News, Senin (14/09/2015).
Dari 100 persen hasil jual, 60 persennya nya untuk biaya perawatan jagung hingga panen serta biaya pekerja. Jadi hanya tersisa 40 persen keuntungan bersih yang didapat oleh petani jagung.
“Dapat 40 persen saja itu sudah bagus, saya untung. Apalagi jika harga jagung makin melambung saya senang, bisa untung banyak,” Terangnya.
Meskipun di musim kemarau ini, ia mengairi sawahnya dengan menggunakan diesel, tak mengurangi niatnya untuk bertanam jagung. Selama masa tanam hingga panen, lahan jagung Pak Widodo membutuhkan 8X pengairan. Dalam sehari dari jam 05.00-20.00 WIB ia membutuhkan solar 7 liter. Harga Solar per liter sekarang 6900 Rupiah.
“Jagung itu harganya pasti stabil di pasar beda dengan harga cabe dan tomat, terkadang harganya tinggi terkadang harganya rendah tergantung pasar,” Tandasnya.

SENIN, 14 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...