Petani Pronorogo Gunakan Mesin Pompa Aliri Lahan Pertanian

SURABAYA — Musim kemarau menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim melanda pulau Jawa hingga bulan November ternyata tidak berdampak besar bagi  masyarakat di Ponorogo. Pasalnya petani di Ponorogo dari awal sudah menggunakan pompa dan diesel untuk pengairan sawahnya.
Gayuh Satria (27 tahun) salah satu petani mengungkapkan ,jika pembagian jatah air dari sungai kurang mencukupi pihaknya menggunakan diesel untuk mengairi lahannya.
“Saya biasanya pakai diesel buat pengairan, petani yang lain juga begitu,” terangnya kepada Cendana News, Sabtu (12/09/2015).
Dampak musim kemarau hingga sawah mengalami kekeringan belum terasa di Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Masyarakat merasa masih mudah melakukan pengairan meskipun tidak dari sungai.
“Ya kekurangannya hanya solar saja yang habis banyak soalnya tanahnya cepat kering sekarang, tapi air masih keluar lancar dari sumber mata air,” Tandasnya.
Harapannya agar musim kemarau cepat berakhir. Dan para petani bisa segera menanam padi untuk musim tanam selanjutnya. Apalagi harga gabah sekarang sedang melaju naik.

SABTU, 12 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...