Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Berkedok Prostitusi Online

Aparat menunjukan bukti obat penenang
SURABAYA — Polrestabes Surabaya berhasil meringkus pelaku penipuan yang berkedok prostitusi online. Dari empat tersangka dua diantaranya perempuan. Penangkapan tersebut bermula dari laporan korban dan juga rekaman cctv di lokasi kejadian.
“Setelah kami selidiki lewat keterangan saksi korban dan pantauan cctv di lokasi kejadian, akhirnya kami dapat mengamankan tersangka,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete kepada wartawan, Selasa (29/09/2015).
Dikatakan, dalam menjalankan aksi, para pelaku menggunakan modus menawarkan obat kuat plus prostitusi. Dengan tarif yang murah yakni Rp 300-500 ribu. Untuk lebih menarik pria hidung belang, memasang display picture cantik melalui aplikasi smartphone.
“Setelah deal harga, korban menemui tersangka di hotel yang telah ditentukan. Yang membayar biaya hotel adalah korban,” jelas Takdir.
Tersangka kemudian menyuruh korban untuk meminum obat kuat yang ternyata adalah obat penenang. Setelah meminum, korban langsung tak sadarkan diri.
Pelaku kemudian menguras harta korban, mulai dari ponsel, perhiasan, ATM, kartu kredit, dan uang tunai. Usai menguras harta, korban ditinggalkan begitu saja di kamar hotel. Perhiasan emas yang berhasil dirampas kemudian dijual ke penada yang juga berhasil diringkus.
Dari para tersangka, polisi menyita 1 laptop, 2 ponsel, SIM, KTP, kartu ATM, dan satu bungkus obat penenang. Para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan 12 tahun penjara. Hingga saat ini, para korban masih dalam perawatan Rumah Sakit dan belum sadarkan diri.
Empat orang pelaku yang berhasil diringkus

SELASA, 29 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...