Polres Lumajang Amankan 18 Orang Tersangka Pembunuh Salim Kancil

Rumah duka
LUMAJANG — Polres Lumajang terus bekerja keras untuk mengungkap dan menangkap pelaku pengeroyokan yang menyebabkan terbunuhnya salah satu aktivis forum petani anti tambang, Salim Kancil yang juga merupakan warga Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.
AKBP Fadly Munzir Ismail
Kapolres Lumajang, AKBP Fadly Munzir Ismail menjelaskan, kasus ini sekarang ditangani oleh Polres Lumajang dan dibantu oleh tim penyidik dari Polda Jatim.
“Kini kami sudah menahan dan menetapkan 18 orang tersangka dan nantinya mungkin jumlahnya akan bertambah sesuai pemeriksaan,”jelasnya kepada Cendana News, Senin (28/9/2015).
“Beberapa orang tersangka meyerahkan diri dan dua orang lainya tertangkap saat dilakukan penyergapan,”imbuhnya.
AKBP Fadly juga menjelaskan, kondisi Desa Selok Awar-awar sangat kondusif, dan pihaknya juga megerahkan personil Sabara, Intel, Reserse dibantu oleh satuan TNI dan Satpol PP untuk pengamanan.
Disinggung mengenai Motif kasus pengeroyokan ini sendiri, Fadly mengaku masih mendalaminya.
“Banyak sms yang masuk ke handphone saya yang menginginkan agar kasus ini bisa segera diselesaikan dan menangkap semua pelaku hingga ke akar-akarnya. Oleh karena itu saya meminta waktu kepada masyarakat agar kami bisa segera mengungkap kasus ini,” ucapnya.
Selain Salim Kancil yang terbunuh, terdapat satu orang korban lagi yaitu Tosan yang mengalami luka berat dan kini di rawat di rumah sakit Malang.
SENIN, 28 September 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...