Ribuan Masyarakat NTB Terima Sertifikat Tanah Massal

Penerimaan sertifikat tanah
MATARAM — Sebagai salah satu upaya melindungi hak masyarakat atas kepemilikan lahan dan kepastian hukum atas lahan yang dikuasai masyarakat berdasarkan azaz manfaat dan kesejahteraan untuk ruang hidup makmur berkeadilan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional memberikan sertifikat massal bagi ribuan masyarakat NTB.
“Sertifikat massal kita berikan kepada 2.000 warga masyarakat, tapi yang sudah diserahkan dan diterima masyarakat baru 1.500, terdiri dari sertifikat tanah prona, legalitas aset, lahan kelompok peternak, tanah hibbah berupa masjid, gereja dan pura,” kata Kepala Kantor Wilayah BPN NTB, Budi Suryanto di Mataram, Minggu (20/09/2015).
Diharapkan melalui pemberian sertifikat massal tersebut, masyarakat tidak lagi khawatir atas legalitas dan kepastian hukum atas lahan yang dikelola dan dikuasai, karena memang tidak bisa dipungkiri masih banyak kepemilikan lahan yang dikuasai masyarakat, khususnya di pedesaan hanya bermodalkan pipil dan beliet termasuk hanya berdasarkan bukti kesejarahan.
Sementara itu Menteri Agraria dan Tata Ruang, Feri Mursidan Baldan mengatakan, keberadaan lahan, khususnya daerah pariwisata seperti NTB tidak boleh hanya berbicara dan diklola atas dasar kepentingan komersil semata oleh pihak investor, apalagi itu dari investor asing.
“Tidak boleh hanya dilihat dari kacamata komersil semata, tapi aspek sosial, kemanfaatan bagi kesejahteraan masyarakat juga harus menjadi yang utama, sehingga masyarakat juga bisa menikmati dari setiap perkembangan dan kemajuan pembangunan objek pariwisata yang dikelola oleh pemerintah,” katanya.
Penyerahan sertifikat
MINGGU, 20 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...