Ribuan PNS di Kabupaten Manggarai Lakukan Registrasi Awal E-PUPNS


FLORES — Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil secara Elektronik (E-PUPNS) sudah mulai dilakukan oleh para PNS di lingkup administrasi kepegawaian Kabupaten Manggarai,  Flores, NTT. Kondisi akhir hingga pagi tadi, tercatat 2.200 PNS sudah melakukan registrasi awal. Hal ini disampaikan oleh Ketua BKD Kabupaten Manggarai, Maksimus Gantas di ruang kerjanya, Sabtu (19/09/2015).
“Kondisi terakhir hingga pagi tadi, kami lihat, sudah 2.200 orang mendaftarkan diri. Ini baru pendaftaran awal ‘kan. Nanti ada proses selanjutnya lagi. Antara lain, hasil pendaftaran mereka, kami akan verifikasi lagi,” ungkap Maksimus kepada Cendana News.
Gantas mengakui, masih banyak PNS di wilayahnya yang belum melakukan pendaftaran ini. Namun, dirinya optimis E-PUPNS akan tetap beres sesuai waktu yang ditentukan. 
“Saya lihat, prosesnya bagus. Karena kita diberi waktu itu sampai bulan Desember. Rentang waktu yang cukup panjang. Tapi memang karena sistem online, kendalanya barangkali di pemrosesan data. Itu yang kadang-kadang bikin lambat,” tuturnya.
Pihaknya, kata Gantas, sejauh ini terus menggelar sosialisasi teknik pelaksanaan E-PUPNS untuk menghindari adanya PNS yang kesulitan melakukan proses registrasi. “Untuk pelbagai SKPD, sudah kita buat. Sekarang tim kami sedang melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan. Untuk tiap kecamatan diperkirakan 2 hari. Jadi, sosialisasinya berjalan sambil dilakukan pendaftaran,” tutur Gantas.
Gantas mengakui, pihaknya tidak menginginkan ada pegawai di lingkungannya yang gagal melakukan pendaftaran. “Nanti kita juga siap dampingi PNS yang mungkin belum melek teknologi. Intinya, tidak boleh ada PNS yang jadi korban. Memang saya lihat, sebenarnya tidak terlalu rumit. Sebelumnya juga sudah pernah dilakukan. Tapi bedanya, dulu itu manual, sekarang online,” ujarnya.
Sementara itu, terkait dengan pelambatan pemrosesan data, Sekretaris BKD, Nggeok Pius secara terpisah mengatakan, pihaknya telah menghimbau para PNS untuk memanfaatkan perbedaan waktu antara Indonesia bagian tengah dan barat. “Jadi, usahakan sebelum jam 08.00, harus sudah dilakukan pendaftaran. Kalau sudah jam 08.00 ke atas, itu sudah ramai. Di bagian lain Indonesia ini, tentu sudah ada juga yang lakukan pendaftaran pada jam begitu,” ujarnya. 
SABTU, 19 September 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...