Rumah Parkir Hadir Sebagai Solusi Hemat Warga Jakarta

JAKARTA — Jakarta sebagai Ibukota negara menyimpan banyak kisah menarik, mulai dari sejarah sampai fenomena di masyarakatnya yang sangat majemuk. Salah satu yang berkembang sejak lama sampai saat ini adalah tempat parkir motor bulanan.
Sejak mulai berkembangnya perusahaan-perusahaan parkir lima belas tahun yang lalu di Ibukota, maka tempat parkir sudah mengalami modernisasi. Namun modernisasi itu sendiri selalu berjalan seiring dengan kenyataan bahwa seberapa besar kita bisa membayar agar bisa menikmati modernisasi tersebut.
Dewasa ini parkir motor di kawasan perkantoran gedung pencakar langit Jalan Sudirman, Rasuna Said, dan beberapa kompleks perkantoran lainnya sudah mulai mengenakan tarif per jam. Dapat dihitung jika seorang pekerja memarkir sepeda motornya dari pukul 9 pagi sampai pukul 5 sore dengan harga 1,000 rupiah per jam, maka biaya parkir per hari adalah sebesar 8,000 rupiah.
Dengan keadaan ini,  maka rumah-rumah parkir di pinggiran kawasan perkantoran memberi penawaran yang sulit untuk ditolak para pengendara sepeda motor.
“Kami mematok harga sewa tempat parkir sepeda motor sebesar 80,000 rupiah per bulan,”kata Marwan seorang pengelola rumah parkir motor dikawasan Jalan Sumenep,  Menteng,  Jakarta Pusat.
Harga tersebut tidak semuanya berlaku sama. Di kawasan pasar poncol ada sebuah rumah sewa yang mematok harga 60,000 per bulan.
“Sebenarnya ini hanya untuk para pedagang internal Pasar Poncol, tapi dalam perkembangannya sekarang karyawan dari Pasar Senen bahkan Plaza Atrium ada juga yang parkir kesini, ” ujar Mufti, seorang penjaga rumah parkir di kawasan Pasar Poncol.
Bagi para pekerja Ibukota rumah parkir sangatlah membantu mereka dalam menghemat pengeluaran bulanan. Albert,  seorang pegawai di Landmark building Jalan Jenderal Sudirman juga kagum akan keamanan di rumah parkir.
“Saya dua kali kehilangan helmet di parkiran resmi, tapi disini helmet saya aman walaupun seringkali lupa saya masukkan kedalam bagasi motor, ” cerita Albert kepada Cendana news.
Berbagai fenomena yang berkembang di Ibukota sangatlah bervariasi. Dan beberapa fenomena sangat membantu masyarakat dalam menghemat pengeluaran di Ibukota yang kejam ini. Rumah parkir adalah salah satu contoh nyata.
SABTU, 5 September 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...