Tak Hanya Petarung, Ikan Cupang Juga Layak Jadi Hiasan Akuarium

Megapolitan — Tidak hanya dikenal sebagai ikan aduan, ikan cupang ternyata juga dijadikan sebagai penebar keindahan dalam sebuah kontes. Warna-warni ikan cupang jika diperhatikan sangatlah mempesona sehingga membuatnya sangat layak untuk dijadikan hiasan aquarium pribadi.
Namun ternyata, untuk merawat ikan cupang tersebut mudah-mudah sulit. Seperti yang diungkapkan oleh seorang pedagang ikan hias jenis cupang, Marlon mengatakan, perlu kesabaran khusus dalam menangani ikan cupang.
“Selain itu harus benar-benar hobi memelihara ikan cupang, karena jika tidak maka perawatan tidak akan maksimal, ” jelas Marlon singkat.
Sebuah trik untuk melatih mental bertarung ikan cupang aduan adalah dengan mensejajarkan ikan cupang dengan ukuran yang sama besarnya serta tidak lupa diusahakan berwarna sama. Karena jika cupang ukuran kecil dihadapkan dengan cupang lebih besar maka ia akan ciut alias takut dan selamanya mental ikan tersebut jadi penakut.
Ikan cupang yang memiliki nama asing Betta Splendens memang merupakan ikan petarung dari awal diselidiki pada tahun 1890-an. Sejak saat itu populasi ikan petarung berekor pendek atau plakat ini menyebar keseluruh dunia terutama di Thailand. Barulah di era 1980-an sampai sekarang mulai dikembangkan cupang hias yang berekor panjang ganda atau disebut dengan doubletail.
Harga ikan cupang di pasar ikan jalan kemuning jatinegara dibuka mulai 15,000 rupiah per ekor. Sedangkan untuk breeder khusus hasil kawin silang antara cupang lokal atau antara cupang impor dengan lokal bisa mencapai harga diatas 100,000 rupiah per ekor.
“Saya dan rekan-rekan disini sesama pedagang ikan cupang sudah menekuninya belasan tahun dan hasilnya juga cukup memuaskan bagi kami, ” Marlon menambahkan.
Ada sebuah rumor di antara para pedagang maupun hobiis ikan cupang aduan, bahwa disebut ikan cupang dikarenakan gigitan mereka terhadap lawannya akan meninggalkan bekas merah kehitaman.
“Saya juga tidak tahu pasti, tapi jika diamati memang begitulah cara ikan tersebut menggigit lawan-lawannya. Seperti layaknya kita mencupang leher istri saja, ” kata Harun rekan Marlon yang diamini dengan tawa lebar pedagang lainnya.

MINGGU, 6 September 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...