Terkait Izin Pengerukan Pasir Laut, Walhi NTB Pertanyakan Sikap Gubernur

Direktur Eksekutif Walhi NTB, Murdani saat acara deklarasi pembentukan Koalisi Masyarakat Tolak Pengerukan Pasir Lombok
MATARAM — Direktur eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Nusa Tenggara Barat, Murdani menuding Gubernur, Zainul Majdi tidak konsisten dan tegas dalam menentukan sikap terkait izin pengerukan pasir laut di kawasan Tanjung Luar, pantai Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.
 untuk keperluan reklamasi Teluk Benoa Provinsi Bali oleh PT. Tirta Wahana Bali Internasional 
“Sangat kontras sekali antara sikap Gubernur NTB yang dulu dengan sekarang ini. Dulu Gubernur dihadapan kami demikian keras menolak upaya pengerukan pasir laut,” kata Murdani di Mataram, Minggu (27/9/2015).
Disebutkan, dulu gubernur menyebutkan, pengerukan pasir laut akan mengancam ekosistem kelestarian lingkungan, juga sangat merugikan masyarakat dan itu tidak hanya di sampai kepada Walhi NTB, juga ke Walhi nasional.
“Sekarang kenapa tiba – tiba melunak dan akan mengkaji, ini kan patut dipertanyakan, apa alasannya tidak konsisiten, apa mungkin gubernur sudah masuk angin, sehingga berubah sikap dari yang tadinya keras menolak, belakangan menjadi lunak dan saya kira masyarakat bisa menilai bagaimana Gubernur kita,”sebutnya.
Dikatakan, kalau kemudian alasannya untuk kepentingan investasi yang menguntungkan, hal tersebut perlu dipertanyakan. Secara kasat mata saja, kalau sampai pengerukan pasir laut dilakukan, terumbu karang tempat berbagai spesies biota laut dan ikan mencari makan akan rusak, kalau itu rusak ikan- ikan akan punah, sehingga jelas akan mengancam kehidupan ratusan ribu nelayan di sana.
“Meski Undang – Undang Minerba telah mengatur kewenangan mengeluarkan izin ada di tangan pemerintah Provinsi, tapi kita minta kepada Gubernur NTB tidak berlaku sewenang – wenang dengan mengeluarkan izin semaunya tanpa mempertimbangkan dampak yang akan ditimbulkan,” katanya.
MINGGU, 27 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...