Tidak Lengkapi Berkas, KPU Manado akan Gugurkan Pasangan Calon

MANADO – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang tidak melengkapi berkas sejak ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat akan digugurkan sebagai peserta dalam Pemiliahan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua KPU Manado Eugenius Paransi yang ditemui Cendana News Kamis (03/09/2015) siang di ruang media center KPU Manado.

Menurut Paransi, pihak KPU telah memberikan batas waktu selama 60 hari kerja sejak ditetapkan untuk  segera melengkapi berkas, dan jika melewati batas waktu, KPU akan mencoret Calon Wali Kota dan Wakil Wali kota yang tidak memasukan berkas.

Menurut Paransi, ada calon Wali Kota dan Wakil Walikota yang berstatus khusus yang maju sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Status khusus yang dimaksud Paransi yaitu mereka yang masih menjabat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Anggota DPRD, sehingga wajib memasukan berkas pengunduran diri sebagai PNS dan Anggota Dewan.

“Jika sampai enam puluh hari setelah tidak memasukan berkas pengunduruan diri, Calon Wali Kota dan Wakil Walikota dengan sendirinya gugur dan tidak bisa mengikuti Pilkada” tegas Paransi.

Seperti diketahui, pada Pilkada kota Manado Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang berstatus khusus yaitu, Harley Mangindaan PNS di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), kemudian Hanny Jost Pajauw yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulut, Boby Daut Politisi PAN di DPRD kota Manado dan Tonny Rawung Politisi PDI di DPRD kota Manado.

KAMIS, 3 september 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...