Tingkat Kunjungan ke Objek Wisata di Yogyakarta Terus Meningkat

Plengkung Gading salah satu heritage di Yogya

YOGYAKARTA — Sebagai kota seni, budaya dan pariwisata, masih menjadi tujuan utama bagi wisatawan manca negara (wisman). Antara lain karena banyaknya bangunan tua warisan zaman kolonial dan sejumlah candi serta keraton.

Data Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menunjukkan jumlah kunjungan turis asing selama tiga bulan terakhir ini terus meningkat. Tercatat pada bulan Mei 2015 jumlah wisman ada 84.170 orang. Pada bulan Juli  jumlahnya bertambah menjadi 106.385 orang dan bulan Juli 2015 mencapai 131.729 orang. 

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Eko Suryo, mengatakan, wisatawan manca negara, senang dengan kota Yogyakarta karena masih banyak memiliki tempat-tempat heritage seperti candi, keraton dan rumah-rumah tradisional.

“Tidak hanya itu, juga banyak kesenian daerah yang masih eksis dan bisa disaksikan di banyak tempat,”katanya saat dihubungi, Selasa (01/09/2015).

Selain banyaknya objek, kunjungan wisatawan manca negara itu juga dipengaruhi oleh cuaca dan iklim. “Di luar negeri, pada bulan September-November itu adalah musim dingin, sehingga mereka lebih memilih bermigrasi ke Indonesia sembari berwisata”, jelasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DIY, Aris Riyanta. Dikatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan manca negara itu terlihat dari peningkatan okupasi di sejumlah hotel di Yogyakarta dan tempat-tempat wisata lainnya. Sejak dulu, katanya, pada bulan Juli-September memang menjadi pick sessionnya kedatangan turis asing.

“Puncaknya biasa terjadi pada bulan Agustus ini”, jelasnya.

SELASA, 1 SEPTEMBER 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...