Tradisi Makan Patita Turut Damaikan Masyarakat Maluku

AMBON — Satu dari ribuan tradisi milik masyarakat Maluku yang hingga kini terus dilestarikan adalah Makan Patita atau makan bersama. Warisan kearifan lokal yang satu ini biasanya dilakukan untuk memupuk persatuan dan kesatuan sesama masyarakat di provinsi yang kental dengan budaya pela dan gandongnya tersebut.
Tradisi yang satu ini bahkan dijadikan pemda baik provinsi hingga kabupaten dan Kota se Maluku, sebagai instrumen merekonsiliasi / mendamaikan masyarakat Maluku secara kolektif, yang terlibat konflik horizontal 16 tahun silam (1999).
Pantauan Cendana News Senin (7/9/2015), tradisi unik khas Maluku tersebut juga dilaksanakan oleh Pemkot Ambon.
Uniknya lagi, untuk makan patita Pemkot Ambon selaku pihak yang berhajat dalam peringatan HUT Kota Ambon Ke 440, membuat meja dari kayu sepanjang 2300 meter.
Meja sepanjang 2300 meter itu ditata rapi dilengkap dengan aneka makanan khas Maluku. Misalnya sagu, papeda dan lain-lain.
Meja makan sepanjang 2300 meter itu diatur mulai dari bilangan AY Patty, AM Sangadji hingga Anthony Rebook dan tampak jelas berleter U.
Di bawah terik mentari, tampak ribuan warga Kota Ambon dari berbagai kalangan tanpa membedakan satu sama lain, memadati meja makan sepanjang 2300 meter itu untuk makan patita, dengan penuh keceriaan di HUT Kota bertajuk Manise ke 440 tahun, Senin (7/9/2015).
Richard Louhenapessy, Wali Kota Ambon usai upacara langsung memimpin makan patita diikuti undangan dan warga kota Ambon yang sempat hadir di kawasan tersebut.
Menuryt Richard, makan patita ini sebagai bentuk rasa syukur Pemkot Ambon dan warga Kota Ambon secara kolektif, pada momentum HUT Kota manise itu yang kini berusia 440 tahun.
“Dengan Makan Patita kita satukan semua warga masyarakat tanpa membedakan satu dengan yang lain. Karena semangatnya adalah membina hubungan persaudaraan antar sesama orang Ambon Maluku. Makan Patita adalah tradisi kita yang harus kita lestarikan bersama,” ucapnya.
Pantauan Cendana News terakhir pada Senin malam (7/9/2015), dipuncak acara HUT Kota Ambon Ke 440 diisi dengan pesta kembang api.
Lapangan Merdeka Pattimura Senin malam dibanjiri ribuan warga Kota Ambon guna menyaksikan pesta kembang api dan suguhan musik.

SELASA, 8 September 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...