Ulang Tahun Emas, Sekolah Karawitan Berikan Workshop Seni Pertunjukan


PADANG — 50 tahun lalu, sebuah sekolah seni karawitan beridiri di Sumatera Barat. Sekolah Menengah Kejuruan yang memfokuskan diri kepada seni ini mulanya berada di Padang Panjang dengan nama KOKAR (Koservatori Karawitan) pada tahun 1965. Setelah 17 tahun berlalu sejak didirikan, KOKAR pindah tempat ke Padang dan berubah nama menjadi SMKI (Sekolah Menengah Karawitan Indonesia).
Nama ini dikenal luas karena menghasilkan seniman-seniman daerah, nasional hingga seniman internasional. Sebut saja, seniman tradisi seperti Irmon Krismon, atau Seniman tari yang sudah melanglang buana keliling dunia seperti Eri Mefry. 
Dengan bergulirnya waktu, SMKI ini akhirnya berubah nama menjadi SMK N 7 Padang ada tahun 1997. Pada bulan ini, tepatnya 16 September 2015 sekolah yang fokus dalam kesenian ini merayakan ulang tahun emasnya. Ulang tahun ke 50 tahun ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
“Perayaan ini sudah berjalan 75 persen, kami berharap Alumni-alumni lainnya merapat. Sampai saat ini sekitar 500-an sudah mengkomfirmasi kehadirannya,” ujar Yudishtira, wakil ketua panitia Gebyar 50 tahun KOKAR/SMKI/SMK N 7 PADANG pada Cendana News, Rabu (2/9/2015) siang.
Selain temu ramah dengan alumni, dalam rangkaian peringatan itu juga akan diadakan workshop atau pelatihan seni pertunjukan yang diperuntukan bagi guru-guru kesenian se-Sumatera Barat, mahasiswa dan masyarakat umum.
Workshop tersebut mendapuk sederet seniman yang berpengalaman di bidangnya sebagai pemateri. Ada empat seni pertunjukan yang akan dikupas pada Jum’at (18/9/015) tersebut. Mulai dari Pertunjukan Karawitan yang akan diberikan materi oleh dua dosen Intitut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Yunaidi dan seniman tradisi sekaligus dosen karawitan Susandra Jaya.
Lalu untuk workshop seni pertunjukan tari, SMK N 7 menghadirkan Hartati yang merupakan dosen seni tari pada Intitut Kesenian Jakarta (IKJ) dan maestro tari Eri Mefry. Sedangkan untuk materi seni pertunjukan musik akan dipandu oleh Nurkholis dan Bambang Wijaksono, mereka merupakan dosen di ISI Padang Panjang. Untuk pertunjukan teater, materinya akan disampaikan oleh Yumartias.
“Workshop ini kita tujukan bagi guru kesenian se Sumatera Barat dan kita juga tidak menutup kesempatan untuk para seniman, mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin mengikutinya,” lanjut Yudisthira.
Sebelum workhsop dimulai. Para peserta akan disuguhi sebuah karya komplek, yang didalamnya masuk kesenian karawitan, tari, musik dan teater yang dipadukan dalam satu pertunjukan berjudul “Kasabab” yang digarap oleh Irmun Krisman. Sebagai bentuk apresiasi karya sebelum melakukan workshop.
“Kami berharap, agar workshop ini memberikan konstribusi bagi pendidikan kesenian di Sumatera Barat. Bagi peserta, kami meyediakan materi, makan siang dan sertifikat,” pungkas Yudisthira.
Untuk kontribusi dari peserta, panitia menetapkan uang pendaftaran sebesar Rp 75.000. Seminar tersebut akan dilaksanakan di medan nan bapaneh SMK N 7 Padang. Untuk pendaftaran dan info lebih lanjut dapat menghubungi  Yandri Saputra di 082169159195.
RABU, 2 september 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...