Wagup Minta Pemeriksaan Bawaslu NTB Dihentikan Selama Proses Pilkada

MATARAM — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhammad Amin meminta supaya proses audit yang dilakukan inspektorat terhadap penggunaan dana hibbah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sementara waktu dihentikan.
Amin mengatakan, proses audit khusus yang dilakukan Inspektorat tehadap Bawaslu NTB terkait dana hibbah senilai 13,5 miliar yang diberikan Pemprov untuk dana pengawasan Pilkada Gubernur tahun 2013 tersebut silahkan saja dilakukan, tapi tidak untuk sekarang, waktunya tidak tepat mengingat proses Pilkada sedang berlansung.
“Meminta kepada inspektorat supaya proses audit dan pemeriksaan terhadap Bawaslu NTB mengingat sebentar lagi akan dilansungkan Pemilukada serentak di Kabupaten Kota, jangan sampai hal tersebut mengganggu proses pelaksanaan Pilkada,” kata Amin di Mataram, Selasa (29/9/2015)
Kalau proses audit dilakukan sekarang, nanti bisa mengganggu konsentrasi Bawaslu dan hal tersebut jelas akan berdampak terhadap terganggunya suksesi Pilkada, apalagi tensi politik di beberapa Kabupaten dan Kota sudah mulai memanas.
“Kita ingin pelaksanaan Pilkada serentak di NTB tahun ini bisa berlansung aman dan damai, untuk itulah sementara ini proses audit khusus terhadap Bawaslu dihentikan saja dulu, biarkan mereka fokus bekerja mensukseskan pelaksanaan Pilkada sekarang ini,” kata Amin
Sebelumnya Inspektorat NTB sejak Senin (31/8/2015) melakukan pemeriksaan dan audit khusus terhadap Bawaslu terkait penggunaan dana hibah yang diberikan Pemprov NTB senilai 13,5 miliar pada tahun 2013, Inspektorat bahkan menegaskan kalau kemudian dari hasil audit ada ditemukan indikasi pidana, akan diserahkan ke aparat penegak hukum
SELASA, 29 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...