Wako Padang Himbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

PADANG — Kabut asap yang semakin hari semakin parah di daerah Sumatera Barat (Sumbar) hal ini membuat Wali Kota (Wako) Padang, Mahyeldi Ansharullah mengeluarkan beberapa himbauan untuk warga Kota Padang.
“Kemarin kita sudah menurunkan tim untuk mengukur kualitas udara di Kota Padang dan mendapatkan hasil 209,36 µg/nm3,”  ujar Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, hasil tersebut sudah membahayakan bagi masyarakat. Pada  hasil uji kualitas udara sebelumnya kualitas udara di Kota Padang berkisar di angka 81,73 µg/nm3. Sedangkan hasil uji kualitas udara terbaru ini sudah berada diatas batas baku mutu atau kualitas udara yang normal hanya 150 µg/nm3. Sedangkan kualitas udara saat ini dua kali lipat dari keadaan normal.
Untuk mengantisipasi penyakit pernafasan, Mahyeldi mengimbau warganya untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan dan memakai masker.
“Ini adalah kabut asap kiriman, cara terbaik untuk saat ini adalah mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi pada warga,” lanjutnya.
Mahyeldi juga meminta warganya untuk tidak melakukan pembakaran sampah, karena hal tersebut bisa memperparah dan mempertebal kabut asap.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Dinas Kesehatan Sumbar melalui Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Bencana, Dr. Irene juga menyampaikan himbauan dan saran dalam menghadapi kabut asap yang semakin hari semakin tebal.
“Menghimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker jika ke luar rumah, dan memperbanyak mengkonsumsi makanan bervitamin untuk peningkatan daya tahan tubuh, minumlah air putih lebih sering dari biasanya dan cobalah untuk menghindari merokok. Jika mengalami gangguan pernafasan, iritasi kulit, iritasi mata dan sebagainya segeralah ke Sarana Pelayanan Kesehatan,” ujar Irene.
Irene juga menyarankan agar masyarakat meningkatkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Irene juga mengingatkan warga untuk melindungi air minum dan makanan dari asap dan debu, mencuci makanan, terutama buah dan sayur sebelum dikonsumsi.
Ia juga berharap masyarakat saling mengingatkan warga lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan raya, sebab menurunnya jarak pandang dan menghidupkan lampu jika berkendara dalam keadaan kabut.

SABTU, 5 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...