Wujudkan Kota Bersih, Pemkot Pinjamkan Dana Pembangunan Septic Tank

Aliran sungai yag kotor akibat limbah
SURABAYA — Mewujudkan kota bersih dan mengurangi perkampungan kumuh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminjamkan dana hibah sebesar Rp. 1,5 juta per kepala rumah tangga untuk membangun septic tank dirumahnya. Dan uang tersebut dikembalikan secara ‘mengangsur’ ke Pemkot melalui Ketua Rukun Tetangga (RT).
Salah seorang warga di Mulyorejo, Surabaya, Yanto (60 tahun) mengungkapkan, ia mengaku terbantu dengan adanya talangan dana dari Pemkot.
“Jadi saya bisa membangun septic tank tanpa harus membuang limbah rumah tangga ke sungai lagi,” terangnya.
Sebelumnya ia mengalirkan limbah rumah tangganya langsung ke sungai. Karena tidak ada dana untuk membangun septic tank.
“Ya dulu mikirnya kan dialirkan saja ke sungai, seperti warga lain. Tapi, karena ada kebijakan ini ya mau tidak mau harus membuat septic tank sendiri,” tandasnya.
Dengan adanya talangan dana tersebut ia merasa terbantu sekaligus bersyukur bisa ikut membantu membentuk kota Surabaya Nol Kumuh bebas dari sampah dan limbah di Sungai.
“Saya juga ingin masuk ke dalam bagian Surabaya sebagai kota bersih, makanya saya semangat membangun septic tank,” tegasnya.
Pembuatan lubang septic tank

SENIN, 28 September 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...