28 Oktober 2015, Mahasiswa akan ‘Sidang’ Jokowi-JK di Istana Merdeka

Deklarasi sikap mahasiswa
JAKARTA — Tepat satu tahun pemerintahan Jokowi-Jk yang jatuh hari ini, Selasa 20 Oktober. Seluruh Presiden Mahasiswa dari Anggota Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta.
“Kami memilih Tugu Proklamasi ini  menjadi tempat deklarasi sikap mahasiswa sebagai bentuk refleksi bahwa ada penyimpangan dengan indonesia saat ini dari apa yang ditetapkan oleh Proklamator dan Founding Fathers,” Ujar Koordinator BEM SI, Bambang Irawan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (20 /10/2015).
Dalam deklarasinya, Bambang menyampaikan, sepanjang satu tahun semenjak berjalannya kabinet kerja Indonesia hebat, telah terjadi berbagai dinamika sosial, politik, ekonomi dan berbagai peristiwa lainnya mewarnai perjalanan pemerintahan Jokowi JK selama memimpin NKRI.
“Selama setahun ini, Aliansi BEM SI tetap selalu menjaga komitmen untuk terus mengawal perjalanan Pemerintahan kabinet kerja,” Tandasnya
Sebelum beberapa pekan jelang setahun pemerintahan Jokowi JK, sambung Bambang, yang jatuh pada hari ini, BEM SI telah melakukan survey nasional kinerja pemerintahan Jokowi JK serentak di lebih dari 100 perguruan tinggi seluruh indonesia.
Dia menyatakan survey nasional ini merupakan bentuk keseriusan dari BEM secara objektif mengawasi pemerintahan, serta untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa indonesia terhadap kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Diakatakan, Survey yang dilakukan menggunakan metode ‘Random sampling’ menggabungkan fakultas yang pada masing masing kampus sebagai unit primer dari respondennya.
“Penentuan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan ‘Rumus Slovin’, dari hasil survey, telah terhimpun 3.498 responden,” tuturnya.
Dia menjelaskan, aspek penilaian yang digunakan dalam survey tersebut, meliputi lima hal, yakni ekonomi, politik, Hukum, Hubungan internasional dan keamanan.
Dalam aspek ekonomi, kata Bambang, responden diminta menjawab seputar kondisi perekonomian di Indonesia, kondisi kesejahteraan ekonomi masyarakat selama setahun dipimpin Jokowi.
Pertama, Hasil Survey menunjukan di aspek ekonomi, kinerja jokowi-JK meragukan bahkan cenderung gagal, 30 persen mahasiswa menjawab ragu, 32 persen menjawab tidak puas, Mereka melihat kebijakan jokowi cenderung tidak pro rakyat.
Kedua, di aspek Politik, 40 persen mahasiswa menjawab ragu, dan 28 persen menjawab tidak puas. Mahasisa meragukan Political Will pemerintahan dan menteri menteri dalam memformulasikan kebijakan pro rakyat.
Ketiga, di aspek hukum, Mahasiswa menjawab 40 persen Ragu, dan 28 persen tidak puas. Aparat hukum belum benar benar efektif dalam menangani kasus korupsi.
Keempat, aspek hubungan internasional, 42 persen menjawab ragu, 24 persen tidak puas. Peran indonesia dianggap belum cukup signifikan di kancah internasional, Jokowi cenderung diragukan Kharismanya dalam forum internasional.
Terakhir, Aspek Keamanan, mahasiswa menganggap kinerja jokowi meragukan sebanyak 42 persen dan tidak puas 24 persen. Meragukan peningkatan pertahanan, dalam konflik SARA serta meragukan pemerintah dalam mengurangi paham radikal dan separatis.
Bambang irawan mengatakan, dalam survey tersebut, BEM Seluruh Indonesia menyimpulkan bahwa kapasitas Jokowi JK belum dapat memenuhi ekspektasi rakyat Indonesia dalam tahun pertamanya.
“Kami kecewa, terhadap janji Jokowi saat kampanye,” kesalnya.
Lebih Lanjut, Bambang menuturkan, BEM SI akan menggelar sidang rakyat di Depan Istana pada 28 Oktober mendatang.
“Pada 28 oktober nanti, seluruh mahasiswa akan mensidangkan Jokowi JK ,” tutupnya 
SELASA, 20 Oktober 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...